“Kami fokus pada pengelolaan sampah di kawasan perkotaan. Sebab kawasan perkotaan penduduknya padat yang secara otomatis sampah rumah tangga pun padat,” terangnya.
Wawan mengatakan, hingga saat ini penanganan sampah di perkotaan masih minim. Oleh sebab itu perlu upaya dari berbagai pihak sehingga sampah tidak menumpuk, apalagi hanyut ke sungai sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain masyarakat khususnya di perdesaan sudah banyak yang mengawali mengelola sampah secara serius. Misalnya di Desa Situsari Kecamatan Darma, dalam pengelolaan sampah bekerjasama dengan biro jasa umrah melalui bank sampah. (ags)