Wow 5 Ribu Warga Kuningan Usaha Burjo di Jogjakarta, Ada 1.500 Warung Lebih

Kamis 02-11-2023,14:04 WIB
Reporter : Yuda Sanjaya
Editor : Yuda Sanjaya

Apalagi setelah ada transportasi online, ternyata banyak juga yang membeli menggunakan Go Food, Grab Food maupun Shopee Food.

"Alhamdulillah pesanan bertambah dengan adanya yang pesan online. Lumayan banyak juga," kata Ahmad.

Ahmad mengungkapkan, warung burjo memang dikelola dengan sistem kekeluargaan. Karyawannya juga biasanya masih kerabat atau tetangga di desa.

Sehingga mereka memiliki rasa senasib dan sepenanggungan di perantauan. Juga memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga.

BACA JUGA:Masyarakat Kuningan adalah Perantau Sejati, Turut Mendorong Lahirnya Bus Luragung Jaya

Di warung tempatnya bekerja, Ahmad mengaku menerapkan shift setiap 2 bulan. Biasanya terjadi pergantian pekerja dan sisanya kembali ke kampung halaman.

Setelah kembali ke Kuningan biasanya mulai bekerja kembali di sawah, kebun atau bahkan bekerja bangunan.

Sampai akhirnya mendapatkan giliran lagi untuk pergi ke perantauan menjaga dan mengelola warung burjo.

Di Jogjakarta keberadaan Warung Burjo Kuningan menjadi ikon tersendiri, karena kota pelajar ini memiliki ribuan jumlahnya.

BACA JUGA:Unik, Desa di Kuningan Ini 60 Persen Warganya Merantau, Bekerja di ‘BRI’, Sebagian Besar Anak Muda

Kehadiran burjo seolah klop dengan kebutuhan pelajar, mahasiswa maupun anak kos. Sebab, selain harga terjangkau juga buka 24 jam.

Meski berada di kota orang, namun warga Kuningan yang usaha di Jogjakarta berhasil mewarnai kota tersebut dengan warung burjo.

Sehingga pernyataan Bupati Kuningan, Acep Purnama yang menyebut bahwa pengusaha burjo adalah Duta Kuningan tidaklah berlebihan.

Kategori :