Maka dibutuhkan cara khusus untuk mengatasi masalah tersebut, dengan mempertahankan aspek-aspek tertentu, sebagaimana seperti berikut ini:
1. Pola Penyiraman
Meskipun kebutuhan air merupakan hal esensial bagi tanaman, janda bolong sebaiknya tidak disiram setiap harinya.
Disarankan untuk menyiram janda bolong sekitar dua kali dalam seminggu, dan pastikan bahwa media tanam sudah benar-benar kering sebelum dilakukan penyiraman.
2. Paparan Sinar Matahari
Tanaman janda bolong menunjukkan fleksibilitasnya dengan kemampuan tumbuh baik di dalam maupun di luar ruangan.
Akan tetapi, penting untuk menghindarkan janda bolong dari sinar matahari langsung, karena paparan berlebihan dapat menyebabkan menguningnya daun janda bolong.
BACA JUGA:3 Jus Diet Detox Sangat Berkhasiat Menurunkan Berat Badan, Direkomendasikan Untuk Anda!
3. Pemilihan Media Tanam
Untuk mendukung sirkulasi oksigen yang baik bagi akar janda bolong, disarankan untuk memilih media tanam yang tidak terlalu padat.
Dalam hal ini, perawatan janda bolong dapat melibatkan penggunaan air bersih untuk membersihkan dedaunan.
4. Pemupukan
Pemakaian pupuk daun merupakan langkah tepat karena janda bolong adalah tanaman hias dedaunan.
Sementara itu, pupuk dapat dicampur dengan air siraman beras untuk memastikan nutrisi yang memadai terserap oleh dedaunan.
BACA JUGA:Patung Kucing Pembawa Keberuntungan, Berikut 5 Fakta Unik Maneki Neko