Soal keberadannya di alam liar, Didik Raharyono yakin bahwa Harimau Jawa memang masih ada dan bersembunyi di hutan tersisa di Pulau Jawa.
Bila hasil penelitian BRIN ditindaklanjuti dengan study lapangan dan ditemukan bukti bahwa Harimau Jawa masih ada, Didik mendorong perlunya dilakukan langkah konservasi yang melibatkan masyarakat.
Menurutnya, hal ini adalah tindakan paling efektif dengan mengajak masyarakat ikut serta dalam pelestarian dan hidup berdampingan dengan sang penguasa hutan Jawa.
Apalagi, leluhur kita telah mengajarkan bagaimana hidup berdampingan dengan Si Mbah dan melindunginya dengan berbagai mitos serta kepercayaan.