Tikus biasanya suka berada di dekat tempat makan atau di tempat gelap, seperti belakang lemari.
BACA JUGA:5 Fakta Unik Tanaman Miana yang Cantik dan Bermanfaat
BACA JUGA:5 Rekomendasi Tanaman Hias Berdaun Lebar yang Bisa Menambahkan Sentuhan Alam ke Rumah Anda
Tak jarang, kotoran tikus dianggap sebagai kotoran kecoak karena bentuknya mirip dengan butiran beras. Jika kita salah mengartikannya, kita akan sulit menemukan tikus yang bersarang di rumah.
2. Atap rumah atau plafon yang berisik
Jika setiap malam kalian suka mendengar adanya hewan atau sesuatu yang berjalan di plafon rumah, itu adalah tanda tikus bersarang di plafon rumah kalian.
Sudah dikatakan bahwa hama ini suka di tempat yang gelap dan kotor, Tikus adalah pemanjat dan pelompat yang hebat sehingga mereka dapat naik ke atap.
Mereka juga dapat berlari-lari di atas atap, yang membuat suara sangat menganggu, terutama pada malam hari karena mereka adalah hewan nokturnal.
BACA JUGA:Keunikan Kecoak Jerman: Si Pengganggu Kecil yang Sering Menyelinap di Dapur Anda
BACA JUGA:5 Jenis Kecoak yang Umum Ditemukan di Indonesia; Nomor 1 Hidupnya di Dapur dan Kamar Mandi!
3. Dinding retak tanda jejak tikus
Jejak kaki tikus pada dinding atau area lain adalah tanda lain bahwa tikus bersarang di plafon rumah. Mereka menggunakan furnitur atau dinding yang retak menjadi sarana mereka naik ke atap.
Tikus biasanya meninggalkan tanda-tanda khas atau noda di jalan mereka menuju lokasi.
Tidak jarang penghuni rumah menemukan bercak-bercak kecil kotoran, urine, atau goresan tangan mereka.
Jika kalian menyadari rumah kalian terdapat beberapa tanda tadi, segera lakukan tindakan pengendalian hama dan mulai lebih menjaga kebersihan rumah.
BACA JUGA:Mengungkap 6 Misteri Bayi Ular Kobra! Fakta Menarik Yang Jarang Diketahui
Dan itulah tadi 3 tanda tikus bersarang di plafon rumah kita dan mulai hidup berdampingan dengan kita.