BACA JUGA:Bisa Timbulkan 4 Penyakit Serius, Simak Bahaya Menghirup Bau Kencing Tikus untuk Kesehatan
Keberadaannya di hutan-hutan Jawa Barat menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan kelestarian hayati.
Macan Tutul Jawa kini terancam punah, populasinya terus menurun akibat perburuan liar dan hilangnya habitat.
Statusnya sebagai maskot fauna Jawa Barat menjadi seruan untuk melindungi dan melestarikan spesies ini.
Upaya pelestarian habitat dan edukasi masyarakat menjadi kunci untuk memastikan kelangsungan hidup sang legenda penjaga keberanian ini.
Bersama Melestarikan Warisan Alam Jawa Barat
Pohon Gandaria dan Macan Tutul Jawa bukan hanya sekedar simbol, tetapi juga representasi kekayaan alam dan budaya Jawa Barat.
BACA JUGA:8 Rekomendasi Rumah Makan Seafood di Cirebon, Terkenal Enak dan Banyak Pilihannya
Melestarikan kedua maskot ini berarti menjaga warisan berharga bagi generasi penerus. Kita semua dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian ini dengan:
Menanam dan merawat pohon Gandaria di lingkungan sekitar.
Menghormati dan melindungi habitat alami Macan Tutul Jawa.
Mendukung program pelestarian flora dan fauna di Jawa Barat.
Mempelajari dan menyebarkan informasi tentang kekayaan alam dan budaya Jawa Barat kepada generasi muda.
BACA JUGA:Ini 4 Alasan Kenapa Kucing Tidak Disarankan Makan Tikus atau Hama Hasil Buruan Lainnya
Dengan kepedulian dan aksi nyata, kita dapat memastikan bahwa pesona Pohon Gandaria dan Macan Tutul Jawa akan terus lestari menghiasi bumi Pasundan.
Mari jaga dan lestarikan warisan alam Jawa Barat untuk masa depan yang lebih cerah.