Kader PKK Kuningan Raih Apresiasi Tertinggi di Bandung

Kamis 20-11-2025,10:15 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Salah satu kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) asal Kabupaten Kuningan, mendapat apresiasi tertinggi dalam acara Perayaan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat Jawa Barat.

Acara yang digelar di Gedung Sabuga, Kota Bandung tersebut, menempatkan Khodijah SPdI seorang kader PKK Kuningan memperoleh penghargaan, Selasa 18 November 2025.

Khodijah SPdI dinobatkan sebagai penerima penghargaan Adhi Bhakti Utama, sebuah apresiasi tertinggi bagi kader PKK yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjalankan program pemberdayaan keluarga.

Sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian panjangnya, Khodijah juga mendapat hadiah perjalanan umrah, yang menjadi simbol penghargaan atas ketekunan dan konsistensinya melayani masyarakat.

Acara HKG tahun ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61. 

BACA JUGA:Anti Bingung Isi Waktu Luang Liburan Akhir Pekan Bareng Keluarga, Yamaha Grebek Pasar Rame Sukses di Tiga Kota

BACA JUGA:2 Lulusan Terbaik Uniku Dapat Penghargaan, Diberangkatkan Umrah, Lainnya Diterima Kerja

Ribuan peserta hadir, termasuk para bupati/walikota se-Jawa Barat, jajaran kader PKK, Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar MSi, dan Hj Ela Helayati.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran PKK, terutama dalam penanganan masalah kesehatan masyarakat. 

Meski prevalensi stunting di Jawa Barat menunjukkan tren penurunan, ia menegaskan bahwa upaya pengentasan tidak boleh berhenti.

KDM menjelaskan bahwa Bappeda Jabar telah menyiapkan anggaran khusus untuk mendukung kader PKK melakukan pendataan kesehatan warga secara menyeluruh. 

Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebijakan penanganan stunting, TBC, lepra, dan berbagai penyakit lainnya selama satu tahun mendatang.

BACA JUGA:Pembeli dan Perantara Ditangkap, Kasus Pencurian Sepeda Motor Akhirnya Terbongkar

BACA JUGA:Gunakan Pupuk Organik, Petani di Kuningan Bisa Panen 12 Ton Per Hektare

"Nanti kita menghitung biaya penanganannya selama setahun, stunting berapa sih setahun, kemudian lepra berapa dalam setahun, TBC berapa dalam setahun dan itu akan kami biayai sampai selesai dan nanti yang jadi pemandunya adalah kader PKK," ungkapnya.

Kategori :