Namun untuk represif atau penindakan, porsinya hanya 20 persen, sedangkan edukasi dan sosialisasi lebih digencarkan.
"Satgas preventif terus melakukan edukasi ke sekolah-sekolah, komunitas, perusahaan, dan kelompok-kelompok kendaraan. Teguran kami kedepankan," jelasnya.
Hingga hari ke-11, Satlantas telah memberikan lebih dari 1.250 teguran, sementara penindakan hanya dilakukan pada sekitar 11 pelanggaran yang dinilai membahayakan.
IPTU Deni mengimbau warga Kuningan agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama.
BACA JUGA:Persib Bandung Masih Punya 2 Laga Tunda, Bisa Salip Persija di Puncak Super League
BACA JUGA:Persib Bandung Hadapi Lion City Sailors di ACL 2, Rankovic dan Bojan Hodak Adu Strategi Maksimal
"Tertib berlalu lintas, utamakan keselamatan. Kita juga akan menyambut Operasi berikutnya, di momen Nataru 2025. Jadikan jalan raya lebih aman untuk kita semua," pesannya.
Operasi Zebra tahun ini lebih persuasif, bersahabat, namun tetap tegas dalam menegakkan aturan.
Edukasi dinilai lebih efektif untuk membentuk budaya tertib, sekaligus mengurangi angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Kuningan.