Bupati menilai para ASN yang memasuki masa purna tugas memiliki posisi strategis di tengah masyarakat. Pengalaman panjang, pengetahuan, serta kebijaksanaan menjadikan mereka figur yang tetap dihormati.
BACA JUGA:Optimalisasi Aset, Lahan Milik Pemkab Kuningan Digarap Swasta
BACA JUGA:LKS Jadi Beban Orang Tua, Agus Mauludin: Tidak Wajib Secara Aturan, Wajib dalam Praktik
Di hadapan calon purna bakti yang terdiri dari kepala sekolah, guru, pejabat struktural hingga camat, Bupati menyebut mereka sebagai “barisan jenderal” yang harus tetap percaya diri.
“Di lingkungannya masing-masing, PNS adalah tokoh masyarakat, sosok yang dipercaya, dan tempat bertanya,” ungkapnya.
Bupati mendorong para ASN agar tetap aktif setelah pensiun, baik melalui kegiatan sosial, keagamaan, kerja bakti lingkungan, maupun aktivitas kemasyarakatan lainnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menutup masa pengabdian dengan sikap mulia, yakni mewariskan ilmu dan pengalaman kepada generasi penerus.
BACA JUGA:Disdukcapil Kuningan Tetap Buka di Hari Libur, Layani Warga Desa Karangmangu
BACA JUGA:Optimalisasi Aset Lahan Daerah, Strategi BPKAD Kuningan Demi Ketahanan Pangan dan PAD
“Luangkan waktu beberapa bulan ke depan untuk berbagi ilmu dan wawasan kepada adik-adik kita. Insyaallah menjadi amal jariah,” pesannya.
Tak hanya itu, Bupati juga mengingatkan agar perencanaan kegiatan produktif, termasuk wirausaha, sudah dipersiapkan jauh sebelum pensiun.
“Kalau ingin berbisnis, jangan menunggu pensiun. Persiapkan sejak sekarang,” ujarnya.
Menurutnya, pensiun yang hanya diisi dengan diam dan meratapi kekurangan justru berpotensi menurunkan kualitas kesehatan dan kebahagiaan.
BACA JUGA:Pastikan Petani Raih Hasil Panen yang Layak, Babinsa Panawuan Turun Dampingi Bulog
BACA JUGA:Yamaha Anniversary 70 Tahun, Livery Ikonik Edisi Spesial Resmi Mengaspal !
Kepala Bidang Informasi Kepegawaian, Pengadaan, Pemberhentian, dan Fasilitasi ASN, Supriadi, SE juga ikut memberikab pernyataan,