Delapan Desa Penyangga Komitmen Gelar Aksi Demo di Waduk Darma, Ehhh yang Hadir...

Kamis 19-02-2026,16:24 WIB
Reporter : Asep Kurnia
Editor : Asep Kurnia

Beredar informasi, pihak pengelola Waduk Darma atau PT Jaswita bakal melakukan pertemuan dengan desa-desa penyangga lewat undangan formal.

Mengenai informasi tersebut, Meli tidak menampik, dirinya sudah mengetahui jadwal undangan yang direncanakan bakal digelar Kamis, 19 Februari 2026.

Namun begitu, dirinya menyayangkan sikap pengelola yang baru merespon ketika sudah ada tindakan aksi dari masyarakat.

"Saya justru menyayangkan, dua tahun ini (PT Jaswita) kemana saja," tanya Meli.

BACA JUGA:Calon Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan Adalah...

BACA JUGA:Paguyuban Silihwangi Majakuning Bantah Pelaku Penyadapan Getah Pinus

Rencana aksi demo yang dilakukan masyarakat desa penyangga, sambung Meli, kini baru mendapat respon pihak pengelola dengan mengajak beraudiensi.

"Apakah polanya harus seperti ini (Aksi Demo), sementara kami sejak 2 tahun lalu sudah menunggu," jelasnya.

Disinggung mengenai undangan yang dilayangkan pihak PT Jaswita, Meli menegaskan dirinya dipastikan hadir.

Namun begitu, dirinya belum melakukan komunikasi lanjutan dengan 7 desa penyangga lainnya tentang pertemuan yang direncanakan Kamis, 19 Februari 2026 pukul 14.00 WIB ini.

"Saya tidak tahu yang lainnya (7 desa penyangga), yang pasti saya bakal hadir," tegasnya.

BACA JUGA:Car Free Day Kuningan Dihentikan Sementara, Dibuka Kembali 15 Maret 2026

Pasca mengalami revitalisasi, Objek Wisata Waduk Darma dikelola oleh PT Jaswita selaku Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Provinsi Jawa Barat.

Namun selama dikelola oleh PT Jaswita, delapan desa penyangga Waduk Darma, mengaku tidak mendapat manfaat atau kontribusi pasca revitalisasi.

Padahal sebelum dilakukan revitalisasi, delapan desa penyangga Waduk Darma dijanjikan banyak hal. Namun hingga kini, hanya Desa Jagara yang dinilai ketiban untung.(*)

Kategori :