KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran dan upaya pemadaman api berjalan optimal.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres bersama personel kepolisian dan tim gabungan menyusuri sejumlah area rawan titik api.
Upaya ini sekaligus untuk memantau kondisi terkini di lapangan, menentukan strategi pemadaman, serta menjaga keselamatan petugas yang bekerja di medan terjal.
BACA JUGA:Karhutla Gunung Ciremai, Baznas Buka Posko Dapur Air untuk Relawan
BACA JUGA:Turnamen Domino ORADO Kuningan Diikuti 32 Tim, Hadiah Rp4 Juta
Kapolres Kuningan Pantau Langsung Titik Kebakaran
Penanganan karhutla di kawasan Gunung Ciremai melibatkan sejumlah unsur, mulai dari TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polisi Kehutanan (Polhut), Manggala Agni, hingga masyarakat peduli api.
Di tengah kepulan asap dan hamparan semak belukar yang terbakar, tim gabungan terus melakukan pemantauan untuk mendukung upaya pengendalian kebakaran. Kehadiran Kapolres Kuningan di lokasi bertujuan memastikan personel menjalankan tugas secara efektif dalam menghadapi kondisi lapangan yang menantang.
AKBP Bellen Anggara Pratama menegaskan, keterlibatan langsung Polri dalam penanganan karhutla merupakan bentuk komitmen untuk membantu mengatasi kebakaran sekaligus melindungi kawasan konservasi Gunung Ciremai dari kerusakan yang lebih luas.
"Kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh personel gabungan bekerja secara efektif dalam mengendalikan titik api, sekaligus memastikan keselamatan petugas yang berjuang memadamkan api di medan yang cukup terjal ini," ujar Kapolres Kuningan.
BACA JUGA:Polres Kuningan Buka Desk Ketenagakerjaan, Pekerja Bisa Mengadu
BACA JUGA:7.434 PPPK Kuningan Masuk Agenda Orientasi, Begini Skemanya
Koordinasi untuk Mencegah Titik Api Baru
Selain memantau dan mendukung pemadaman melalui jalur darat, Polres Kuningan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait. Koordinasi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.