Buruh, Pejabat, dan Opick Bersatu di Pendopo: Senandung Ramadan KSPSI Hangatkan Kuningan
Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN Kabupaten Kuningan menggelar kegiatan Senandung Ramadan yang dirangkai dengan buka puasa bersama serta santunan anak yatim. (Agus Panther)--
Ia mengungkapkan, Andi Gani sebelumnya turut membantu proses pemulangan warga Kuningan yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di luar negeri hingga akhirnya dapat kembali ke tanah air.
Selain itu, Bupati juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada KSPSI yang ke-53.
BACA JUGA:Empat Jabatan Strategis Kosong, Perebutan Kursi Kepala OPD Dimulai
BACA JUGA:Ramadan Penuh Berkah, MPC Pemuda Pancasila Kuningan Turun ke Jalan, Bagikan 2.000 Takjil
Orang nomor satu di Kota Kuda itu berharap organisasi pekerja tersebut terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja sekaligus menjaga stabilitas daerah.
Bupati Dian menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kuningan saat ini tengah membuka peluang investasi baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satunya melalui rencana pengembangan kawasan industri seluas sekitar 200 hektare yang diproyeksikan mampu menyerap puluhan ribu tenaga kerja.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi pekerja, dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif di daerah.
BACA JUGA:Turun ke Kuningan, BPK Periksa Proyek Jalan Tahun Anggaran 2025
BACA JUGA:Kolaborasi bank bjb dan Perumda BPR Kuningan Perkuat Perencanaan Dana Pensiun Pegawai
Industri dan Konservasi Harus Seimbang
Sementara itu, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menekankan pentingnya kerja sama antara serikat pekerja, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum dalam menciptakan hubungan industrial yang sehat.
Ia menilai investasi sangat penting untuk membuka lapangan pekerjaan baru, namun pembangunan industri tetap harus memperhatikan keseimbangan lingkungan.
“Kuningan tidak boleh menutup diri dari investasi, tetapi kawasan konservasi harus tetap dijaga. Industri dan lingkungan harus berjalan seimbang,” tegasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
