Gaspol Kejar Target! Kuningan Kebut Percepatan Tanam Padi Maret 2026

Gaspol Kejar Target! Kuningan Kebut Percepatan Tanam Padi Maret 2026

Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memacu percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi guna mengejar target bulan Maret 2026 yang ditetapkan pemerintah pusat.--

Data yang akurat dinilai menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan pertanian.

“Ketahanan pangan tidak hanya soal hasil panen, tetapi juga kualitas data yang real-time dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Wahyu.

BACA JUGA:Fitur-Fitur Andalan NMAX ‘TURBO’ ini Bikin Touring Libur Lebaran Jadi Happy MAXimal

BACA JUGA:Terobos Macet Demi Nyawa: Polisi Kuningan Kawal Ibu Hamil Hingga Meja UGD

Dalam Rakor tersebut, turut dipaparkan berbagai program pendukung LTT 2026 lintas subsektor.

Pada subsektor serealia, intervensi dilakukan melalui penyediaan benih padi, termasuk varietas biofortifikasi, pengembangan padi gogo, serta penerapan budidaya yang efisien dan ramah lingkungan.

Pemerintah daerah juga menggulirkan program BERNAS (Benih untuk Rakyat Meningkatkan Produktivitas) seluas 750 hektare melalui APBD, serta penguatan komoditas jagung sebagai penunjang produksi pangan.

Sementara itu, pada sektor prasarana dan sarana pertanian, dukungan difokuskan pada optimalisasi lahan seluas 700 hektare, pembangunan dan rehabilitasi sumber air, perbaikan jaringan irigasi tersier, serta pengembangan sistem perpompaan dan pipanisasi.

BACA JUGA:Neraka Arus Balik! Kuningan-Cirebon Lumpuh, 3 Jam Tak Bergerak

BACA JUGA:Reuni 50 Tahun SMA Kosgoro Kuningan: Bangunan Boleh Hilang, Kenangan Tetap Hidup

Tak hanya itu, pengembangan komoditas aneka kacang dan umbi juga terus diperkuat sebagai bagian dari strategi diversifikasi pangan.

Rencana perluasan tanam mencakup ubi jalar seluas 285 hektare, kacang hijau 119 hektare, dan kedelai 165 hektare.

Wahyu menegaskan, capaian LTT di daerah memiliki kontribusi langsung terhadap target produksi pangan nasional. Oleh karena itu, konsistensi kinerja menjadi hal yang harus dijaga.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, dan petani, Kuningan optimistis mampu menuntaskan target LTT Maret sekaligus memperkuat perannya sebagai daerah penopang pangan di Jawa Barat.

BACA JUGA:Reuni Smanecis ’87, Dari Pelukan Haru hingga Rencana Aksi Sosial

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: