Gebrakan Baznas Kuningan, Gaungkan Gerakan SPPG Berinfak
Baznas Kuningan menggandeng SPPG dalam gerakan berinfak. Dua SPPG memulai program ini dengan menyalurkan infak relawan untuk membantu sesama.-Agus Phanter-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten KUNINGAN menggandeng Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperluas penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Gerakan bertajuk SPPG Berinfak tersebut mulai dijalankan melalui penyerahan infak dari relawan SPPG Sindangsari 3 di Kecamatan Sindangagung dan SPPG Dukuh Tengah di Kecamatan Maleber, Senin (12/10/2026).
Program ini diharapkan menjadi gerakan berbagi yang berkelanjutan di lingkungan SPPG. Selain membangun kepedulian sosial, dana infak yang terkumpul berpeluang dimanfaatkan untuk membantu relawan maupun keluarga mereka yang membutuhkan bantuan sosial.
Penyerahan infak dari kedua SPPG tersebut dihadiri Ketua Baznas Kabupaten Kuningan KH. Yusron Kholid bersama seluruh wakil ketua Baznas. Hadir pula perwakilan yayasan yang menaungi kedua SPPG, kepala SPPG Sindangsari 3 dan SPPG Dukuh Tengah, serta Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan, Ramdan.
Ketua SPPG Sindangsari 3, Alfan, mengatakan para relawan berpartisipasi dalam gerakan tersebut dengan memberikan infak sebesar Rp10.000 per orang.
BACA JUGA:Dapur Sunda H Usman, Destinasi Kuliner Baru di Jalur Cirebon–Kuningan
BACA JUGA:1.393 Rumah di Kuningan Dapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya
Ia berharap kebiasaan berbagi itu dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari kepedulian para relawan terhadap sesama.
“Semoga kami bisa konsisten untuk memberikan infak ini ke Baznas Kuningan. Selama itu kegiatan untuk kebaikan kami akan support,” ujar Alfan, yang berasal dari Aceh.
Kesadaran Berbagi untuk Sesama
Perwakilan yayasan yang menaungi kedua SPPG, Saddam Husein, menjelaskan bahwa gerakan SPPG Berinfak lahir dari kesadaran akan pentingnya berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.
Menurut dia, gerakan tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyerahan infak perdana, tetapi berkembang menjadi kegiatan rutin yang memberikan manfaat lebih luas.
“Semoga gerakan SPPG berinfak ini menjadi gerakan yang bisa terus dilakukan. Sehingga kebermanfaatannya bisa dirasakan oleh banyak orang,” jelas Saddam, yang pernah menjabat Ketua Pemuda Muhammadiyah.
BACA JUGA:5 Mahasiswa UNIKU Magang ke Jepang, Perkuat Kompetensi Global
BACA JUGA:Kades Paniis Kuningan Ditahan Tipikor, Dana Rp400 Juta Disorot
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

