Yamaha_detail

Kasus DBD Terus Meningkat, Desa Nangka Lakukan Fogging

Kasus DBD Terus Meningkat, Desa Nangka Lakukan Fogging

Cegah meningkatnya DBD, lingkungan perumahan di Desa Nangka difogging .-Mumuh Muhyiddin/Radar Kuningan-

KUNINGAN, RADAR KUNINGAN - Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Nangka, Kecamatan Kadu Gede, Kabupaten Kuingan terus meningkat.

Pemerintah Desa (Pemdes) Nangka melakukan fogging, sebagai upaya untuk mencegah meningkatnya jumlah warga yang terserang DBD.

Dengan meningkatnya kasus DBD, banyak warga Desa Nangka, kini harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Selain serangan nyamuk aedes aegypti, perubahan cuaca yang cukup ekstrem saat ini, ikut berperan terhadap kesehatan warga.

Tak heran kasus orang sakit menjadi meningkat, sehingga cukup banyak pula yang masuk rumah sakit untuk mendapatkan penanganan.

BACA JUGA:Menjelang Hari Kemerdekaan, Harga Sembako di Pasar Tradisional Kuningan Berangsur Turun, Berikut Rinciannya

Khusus di Desa Nangka, banyak warganya yang dirawat di rumah sakit (RS) karena terjangkit DBD.

Upaya pencegahan DBD di desa ini, antara lain dengan melakukan sosialisasi dan melaksanakan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di rumah masing-masing.

Selain itu, menerapkan 3M (menguras, menutup dan mengubur), sekaligus juga dilaksanakan gerakan Mingsih (Minggu Bersih). 

Bidan Desa Nangka, Maya Siti Nuraidah AMdKeb mengatakan, perubahan cuaca yang ekstrem, mengakibatkan kasus DBD meningkat. 

BACA JUGA:Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II

Maya beserta Pemdes Nangka dibantu unsur Babinsa, melakukan beberapa upaya guna mencegah serangan DBD lebih meluas.

“Di antaranya gerakan PSN atau pemberantasan sarang nyamuk di rumah masing-masing, rutin dilaksanakan dengan menerapkan 3M, juga kegiatan Mingsih yang sudah rutin berjalan selama ini,” kata Maya, Kamis 4 Agustus 2022.

Selain itu, sosialisasi terkait DBD yang dilakukan oleh tim Puskesmas kepada kader atau masyarakat Desa Nangka, giat dilakukan.

Sumber: