Profil KH Buya Syakur Yasin MA, Ulama Kharismatik Indramayu, 20 Tahun Menempuh Pendidikan hingga ke Eropa

Profil KH Buya Syakur Yasin MA, Ulama Kharismatik Indramayu, 20 Tahun Menempuh Pendidikan hingga ke Eropa

Profil KH Buya Syakur MA, Pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan Indramayu.-Wammima Tv-radarkuningan.com

BACA JUGA:5 Wisata Kuningan Viral, Paling Banyak Dikunjungi Wisatawan 2024

Tidak berhenti di situ, Buya Syakur terus menuntut ilmu dan menyelesaikan Studi Sastra Linguistik di Tunisia tahun 1979 sampai dengan 1981.

Barulah setelah itu, melanjutkan studi di London mempelajari Ilmu Metodologi dan Dialog Teatris pada tahun 1985.

Selama kurang lebih 20 tahun Buya Syakur menempuh pendidikan di Timur Tengah dan Eropa. Baru pada tahun 1991 kembali ke Indonesia.

Di situ mulai muncul cita-cita untuk membangun pesantren yang diberinama Pondok Pesantren Yasiniyah dan pada tahun 1996 berubah menjadi Pondok Pesantren Cadangpinggan.

BACA JUGA:Innalillahi, KH Buya Syakur Yasin Meninggal Dunia

Ponpes ini berlokasi di Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.

Seperti diketahui, kabar duka menyelimuti keluarga besar Ponpes Cadangpinggan, Kabupaten Indramayu.

KH Abdul Syakur Yasin itu juga disampaikan pengurus Ponpes Candangpinggan meninggal dunia, Rabu 17 Januari 2024.

‘’Benar, Buya meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Plumbon," jelas Pimpinan Ponpes Candangpinggan Ustadz Miftah dan Kang Apgan melalui telepon selulernya.

BACA JUGA:Perawatan Minim, Ini Rekomendasi 10 Motor Listrik Murah di Bawah Rp 10 Juta, Layak Dipertimbangkan

Menurut Kang Apgan, presenter Wamimma TV Ponpes Candangpinggan, sudah sepuluh hari yang lalu Buya masuk rumah sakit Mitra Plumbon.

Namun beliau mulai sakit-sakitan itu sudah satu tahun yang lalu.  Menurut keterangan dokter, Buya mengalami gagal jantung dan ginjal.

Almarhum  akan dimakamkan di sekitar lokasi ponpes sekitar pukul 10.00 WIB. Beliau meninggal dunia diusia 76 tahun.

Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Nyai Zainab Al-Huda dan dua orang anak bernama Hasyimi Robit Ibdal dan Khozainu Rohmati Robbi Dawud Awwab.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: