Telisik Program Kuningan Caang Dishub, Ketua Dewan Undang Pimpinan dan Banmus DPRD Rapat Bersama

Telisik Program Kuningan Caang Dishub, Ketua Dewan Undang Pimpinan dan Banmus DPRD Rapat Bersama

Gedung DPRD Kuningan.--

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM- Program Kuningan Caang yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kuningan, ternyata tidak seindah yang dinginkan.

Program yang anggarannya danai dari bantuan keuangan (Bankeu) Pemprov Jawa Barat tahun 2023 tersebut, rupanya belum benar-benar tuntas. 

Dalam program yang diluncurkan saat Kepala Dishub dijabat HM Mutofid, Kabupaten Kuningan itu mendapat alokasi anggaran sebesar Rp117 miliar untuk Kuningan Caang.

Dimana program ini fokus pada pemasangan ribuan lampu penerangan jalan umum (PJU) di seluruh wilayah Kabupaten Kuningan.

BACA JUGA:INFO MUDIK: Ada Ganjil Genap Mudik Lebaran 2024 di Tol Jakarta Cikampek, Simak Jadwal Berikut

Kucuran anggaran dari provinsi sendiri untuk pengadaan ribuan PJU untuk Kabupaten Kuningan, tidak lepas dari kemampuan lobi Mutofid yang saat itu menjabat Kadishub.

Selain pengadaan PJU, Dishub juga mendapat alokasi anggaran untuk pemasangan besi pengaman jalan atau gadriel hampir Rp9 miliar.

Pemasangan ribuan lampu dan pemasangan gadriel sudah dilakukan oleh perusahaan pemenang tender.

Namun pemasangan ribuan PJU tersebut harus dilakukan kontraktor selama dua tahap karena adanya berbagai faktor non teknis.

BACA JUGA:Mau Punya Rumah Gaya Jepang? 5 Tanaman Hias Dalam Ruangan Bernuansa Jepang yang Wajib Ada

Dimana pada tahan pertama tanggal 6 Desember 2023, rekanan gagal menuntaskan pekerjaannya.

Kemudian pihak Pemkab Kuningan melalui Dinas Perhubungan memberikan kesempatan kepada rekanan perpanjangan pengerjaan hingga 14 Februari 2024. 

Entah apa penyebabnya, hingga urusan program Kuningan Caang masih belum kelar. Bukan hanya lampu PJU saja yang dipasang tidak terlalu terang, juga banyak lampu dari program ini yang tidak menyala.

Untuk soal pembayaran dari pemkab ke pihak ketiga, kabarnya juga timbul permasalahan. Dimana pemborong sepertinya belum dibayar oleh pemkab. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: