Lagi Viral, LSM Merah Putih Dukung Kejaksaan Selidiki Mega Proyek Kuningan Caang
Ketua LSM Merah Putih Kuningan, Boy Sandi Kartanegara (kanan) yang mendukung penuh langkah hukum yang tengah dijalankan oleh Kejari yakni program Kuningan Caang.--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Upaya Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuningan dalam menyelidiki dugaan penyimpangan pada proyek Kuningan Caang yang bernilai ratusan miliar rupiah, mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari kalangan legislatif dan organisasi masyarakat sipil.
Tak hanya Ketua DPRD Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, yang secara tegas menyatakan dukungannya, namun juga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) turut menyuarakan hal serupa.
Salah satunya adalah Ketua LSM Merah Putih Kuningan, Boy Sandi Kartanegara, yang mendukung penuh langkah hukum yang tengah dijalankan oleh Kejari.
“Saya percaya Kejaksaan akan bersikap profesional dalam membongkar dugaan aroma tidak sedap dari proyek Kuningan Caang. Banyak hal yang bisa diungkap dari alokasi Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat yang mencapai ratusan miliar rupiah itu,” ujar Boy dengan nada serius, Kamis, 24 Juli 2025.
BACA JUGA:Penyelidikan Proyek Kuningan Caang, Ketua DPRD Kuningan: Usut Tuntas!
BACA JUGA:Dari Dapur Rumah ke Pasar Global, Usaha Sambal Ini Tumbuh Lewat Pemberdayaan BRI
Ia juga menyerukan agar masyarakat turut berperan aktif mengawasi proses yang sedang berjalan, demi memastikan transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.
“Sudah seharusnya kita bersama-sama mengawal proses ini. Jika Kejaksaan berhasil membawa kasus ini ke meja hijau, maka citra mereka sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi akan semakin kuat. Semoga Kepala Kejari yang baru diberikan kelancaran dalam tugasnya,” tambahnya berapi-api.
Ketua DPRD, Nuzul Rachdy, dalam pernyataan resminya, menyambut baik penyelidikan yang dilakukan oleh Kejari. Menurutnya, pengusutan itu tak mungkin dilakukan tanpa dasar indikasi yang cukup kuat.
“Jika Kejaksaan menyelidiki proyek Kuningan Caang yang memakan biaya hingga Rp117 miliar, tentu mereka memiliki informasi dan bukti awal yang cukup,” ujar Nuzul.
BACA JUGA:Penuhi Keinginan Konsumen, Performance Damper untuk NMAX 'TURBO' dan NEO Kini Dijual Bebas
BACA JUGA:Road to Indonesia Technician Grand Prix dan SMK Skill Contest, Finalis Siap-Siap Menuju Puncak Acara
Ia pun mengungkap bahwa sejak awal DPRD telah mencurigai adanya kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
Bahkan, pihaknya sempat membentuk panitia khusus (pansus) untuk menindaklanjuti temuan-temuan di lapangan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
