Sejumlah Rumah Sakit dan Hotel Disidak Komisi III, Soroti Fungsi IPAL

Sejumlah Rumah Sakit dan Hotel Disidak Komisi III, Soroti Fungsi IPAL

Jajaran Komisi III DPRD Kuningan meninjau pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah rumah sakit dan hotel.-Agus Sugiarto-Radar Kuningan

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Sejumlah rumah sakit (RS) dan hotel yang ada di wilayah Kota Kuda, disidak oleh Komisi III DPRD Kabupaten Kuningan, Kamis 23 Oktober 2025.

Sidak yang dilakukan Komisi III tersebut, untuk mengetahui sejauh mana pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah rumah sakit maupun hotel. 

Melalui sidak yang digelar pekan ini, Komisi III menelusuri sejauh mana sistem IPAL di berbagai fasilitas publik tersebut berfungsi sesuai standar baku mutu lingkungan.

Ketua Komisi III DPRD Kuningan H Didit Pamungkas menegaskan, bahwa keberadaan IPAL merupakan aspek vital dalam menjaga kelestarian lingkungan, terutama bagi rumah sakit yang menghasilkan limbah cair medis berpotensi berbahaya.

"Kami ingin memastikan sistem IPAL di rumah sakit maupun hotel benar-benar berjalan sesuai standar. Jangan sampai limbah yang dibuang justru mencemari lingkungan sekitar,” ujar H Didit.

BACA JUGA:Usul Status Hukum BPR Jadi Perseroda, Diajukan Pemkab Kuningan

BACA JUGA:Pimpinan DPRD Kuningan Tinjau Langsung Proses Seleksi Calon Sekda

Sidak dilakukan di sejumlah titik, termasuk RSUD '45 Kuningan, RS Wijaya Kusumah, RS Sekarkamulyan hingga sejumlah hotel di Kuningan. 

Dalam kegiatan tersebut, Komisi III yang bermitra kerja dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meninjau langsung alur pengolahan limbah mulai dari penampungan, pemrosesan, hingga pembuangan akhir.

Menurutnya, sebagian besar fasilitas yang disidak sudah memiliki sistem IPAL dengan standar yang baik. 

Namun demikian, pihaknya tetap memberikan sejumlah catatan perbaikan agar kinerja pengolahan limbah lebih optimal.

"Secara umum IPAL yang kami lihat sudah memenuhi standar. Tapi memang ada beberapa hal teknis yang perlu dibenahi, seperti posisi instalasi dan kapasitas bak penampungan yang sebaiknya ditambah agar hasil olahan air benar-benar bersih,” jelasnya.

BACA JUGA:Taufik Rohman Usung Konsep “Birokrasi JUARA” dalam Seleksi Calon Sekda Kuningan

BACA JUGA:Simbol Harapan 'Kuningan Caang-keun' Lewat 1.000 Lilin

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: