Mantap! Pemda dan BAZNAS Kuningan Salurkan Bantuan Rp800 Juta bagi Korban Bencana Sumatra
Baznas Kuningan dan Wakil Bupati Hk Tuti Andriani usai menyerahkan donasi dari warga Kuningan untuk korban bencana Sumatra di Kantor Baznas RI (Foto: Diskominfo)--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM- Hujan deras dan banjir yang melanda wilayah Aceh dan Sumatra bukan hanya menyisakan lumpur dan puing-puing, tetapi juga duka yang mendalam bagi ribuan keluarga.
Namun, dari ratusan kilometer jauhnya, kepedulian masyarakat Kabupaten Kuningan ikut hadir, menjelma menjadi bantuan nyata yang kini sampai ke tangan mereka yang membutuhkan.
Sebesar Rp800.246.029, donasi kemanusiaan hasil gotong royong warga Kuningan resmi disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia.
Angka tersebut bukan sekadar nilai rupiah, melainkan rangkuman empati, harapan, dan ketulusan dari banyak tangan yang ingin membantu.
BACA JUGA:Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kuningan Masih Tinggi
BACA JUGA:Pengakuan Warga: Biaya Hidup di Kuningan Tinggi
Penyerahan donasi berlangsung di kantor BAZNAS RI, disaksikan langsung oleh jajaran pengurus pusat.
Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani hadir membawa amanah masyarakat yang menitipkan harapan agar bantuan ini benar-benar sampai kepada para korban bencana.
Dalam sambutannya, Tuti menegaskan bahwa donasi ini lahir dari kesadaran kolektif masyarakat Kuningan untuk tidak tinggal diam melihat penderitaan sesama.
“Ini bukan hanya soal nominal. Ini adalah wujud cinta kasih, kepedulian, dan keikhlasan masyarakat Kuningan untuk saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya.
BACA JUGA:Persib Jumpa Klub Asal Thailand di 16 Besar ACL 2
BACA JUGA:Kasus di Kamboja Jadi Pelajaran, 259 Warga Kuningan Berangkat ke Luar Negeri sebagai Pekerja
Banjir hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh menjadi ujian berat bagi masyarakat setempat.
Rumah rusak, aktivitas ekonomi terhenti, dan proses belajar anak-anak terganggu. Dalam kondisi seperti ini, Tuti menilai solidaritas dan persaudaraan menjadi fondasi utama untuk bangkit bersama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
