Fraksi Golkar: Tata Kelola Keuangan Pemkab Kuningan Hebat, Utang Rp96 Miliar Lunas, Angka Kemiskinan Turun
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kuningan, Harnida Darius menyampaikan apresiasi atas tata kelola keuangan daerah. (Istimewa)--
KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM- Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kuningan menuntaskan utang tunda bayar senilai hampir Rp100 miliar mendapat sorotan positif dari DPRD.
Fraksi Partai Golkar DPRD Kuningan menilai langkah tersebut sebagai bukti nyata perbaikan tata kelola keuangan daerah yang lebih disiplin, terukur.
Dan bertanggung jawab di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Dian Rachmat Yanuar dan Wakil Bupati Tuti Andriani, SH, MKn.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kuningan, Harnida Darius, SH, menyampaikan bahwa pelunasan utang tunda bayar sebesar Rp96 miliar dalam kurun waktu kurang dari satu tahun merupakan capaian signifikan yang tidak mudah diwujudkan.
BACA JUGA:Gaspol Liburan Akhir Tahun, Dapatkan Aneka Keuntungan Service di Bengkel Resmi Yamaha
BACA JUGA:Diguyur Hujan Deras, Tebing Jalan Usaha Tani di Desa Singkup Ambrol Diterjang Longsor
Menurutnya, penyelesaian kewajiban fiskal tersebut menunjukkan adanya pengelolaan APBD yang fokus dan terarah, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang sempat berada dalam tekanan.
“Menyelesaikan defisit dan tunda bayar di saat fiskal daerah tidak ideal jelas bukan perkara mudah. Namun, pemerintah daerah mampu membuktikan bahwa masalah tersebut bisa dituntaskan dan tidak kembali membebani APBD tahun berjalan,” ujarnya, Kamis 1 Januari 2026.
Fraksi Golkar mengakui bahwa dalam beberapa tahun terakhir, keuangan daerah menghadapi tantangan serius, termasuk berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat.
Meski demikian, Pemkab Kuningan dinilai mampu menjaga keseimbangan fiskal melalui kebijakan yang cermat dan kepemimpinan yang tegas.
BACA JUGA:Modif Seharga Hampir 1 Miliar, XMAX Anak Medan Jadi King of MAXI di Ajang Grand Final CustoMAXI 2025
BACA JUGA:Menjinakkan Bom Waktu Fiskal Kuningan: Kiprah Kepala BPKAD yang Dipercaya Menata Ulang APBD
Pengelolaan keuangan yang lebih sehat ini turut berdampak pada indikator makro daerah yang menunjukkan tren membaik, mulai dari pertumbuhan ekonomi hingga penurunan angka kemiskinan.
Harnida menegaskan bahwa langkah-langkah strategis yang diambil pemerintah daerah selaras dengan visi pembangunan Ajeg Timbangan, yang menekankan penyelesaian persoalan secara profesional dan berbasis kompetensi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
