Air yang berada di dalam tanaman hias juga akan mudah habis jika terkena sinar matahari secara langsung. Hal ini akan membuat akar tanaman janda bolong kering dan mati.
BACA JUGA:Berikut 6 Penyebab yang Mesti Dihindari agar Janda Bolong Kesayangan Anda Tidak Mati
Dengan penyiraman yang baik, tanaman janda bolong diharapkan dapat tumbuh dengan baik.
3. Hama
Tanaman janda bolong termasuk jenis tanaman yang mudah terserang hama. Diantara hama yang sering menyerang janda bolong diantaranya kutu putih, thrips, dan laba-laba. Sari-sari yang ada pada tanaman ini akan disedot oleh hama tersebut.
4. Kebusukan Pada Daun dan Batang
Masalah kebusukan pada daun dan batang hingga tanaman layu dan mati merupakan masalah yang paling umum terjadi dalam merawat tanaman janda bolong.
Batang janda bolong akan cepat membusuk jika kelembapan tanah nya terlalu basah. Jadi jangan biarkan batang janda bolong tumbuh terendam di air yang banyak.
BACA JUGA:Tanpa disadari, Inilah 11 Penyebab Mengapa Daun Janda Bolong Kesayanagan Anda Bisa Menguning
Perlu kamu ketahui bahwa tanaman janda bolong adalah salah satu tanaman hias yang cepat mengalami pembusukan jika tidak dirawat dengan baik dan tepat.
5. Gulma atau hama
Saat akan menanam janda bolong, kamu perlu memastikan di sekitar tempat penanaman tidak ada gulma. Karena Gulam bisa membahayakan proses pertumbuhan.
Gulma bisa menyerap nutrisi dan air yang harusnya diserap oleh tanaman janda bolong. Bahkan, gulma juga menjadi sumber penyakit serta hama.
Itulah beberapa masalah yang sering terjadi dalam merawat tanaman janda bolong. Sebelum menanam tanaman janda bolong di rumah, alangkah baiknya kamu mengetahui dulu hal ini. Agar kamu bisa lebih optimal dalam merawat janda bolong.***