BACA JUGA:Butuh 1.027 Menit untuk Rasmus Holjund Cetak Gol Perdana Buat Manchester United di Liga Inggris
Kurangnya air menjadi penyebab utama, dan untuk mengatasinya, disarankan menyiram tanaman janda bolong secara rutin.
Pastikan penyiraman merata hingga menutupi seluruh lapisan tanah dan memperhatikan kelembapan tanah, terutama jika sudah beberapa waktu tidak disiram.
2. Kelembapan Rendah
Kondisi kelembapan tanah di bawah 40 persen dapat menyebabkan daun janda bolong layu, keriting, dan berubah warna menjadi coklat.
Cara mencegahnya adalah dengan memastikan kelembapan tanah dengan memeriksanya secara teratur.
BACA JUGA:Epic Comeback! Biasakan Nonton MU Sampai Selesai
Penggunaan alat seperti termometer dan higrometer dapat membantu, serta mendekatkan beberapa tanaman untuk menciptakan iklim mikro lembab.
3. Terkena Serangan Hama
Hama yang menyerang tanaman dapat menyebabkan kerusakan pada daun janda bolong, terutama jika hama tersebut menghisap sari bunga dan air dari batang dan daun.
Perhatikan dengan teliti adanya tanda-tanda hama, seperti bintik-bintik atau perubahan pada daun.
4. Stres Akibat Panas
Suhu udara yang tinggi, terutama jika terjadi perubahan cuaca yang tiba-tiba, dapat menyebabkan stres pada tanaman, yang ditandai dengan keriting dan menggulungnya daun.
BACA JUGA:Waspada! Inilah 6 Jenis Tanaman yang Bahaya dan Jadi Ancaman Kesehatan untuk Kucing
Hindari perpindahan tanaman secara mendadak dari tempat dengan suhu normal ke tempat yang sangat panas.
Letakkan tanaman hias Janda Bolong ditempat atau ruangan yang sejuk dan jangan terkena paparan sinar matahari secara langsung.