"Tim sudah melakukan assessment dan mendata kerusakan. Kondisi rumah masih bisa dihuni, tetapi pemilik diimbau tetap waspada terutama saat turun hujan," imbuhnya.
BACA JUGA:Wabup Tuti Tinjau Lokasi Longsor di Darma dan Salajambe
BACA JUGA:Bupati Dian Soroti Gaya Hidup ASN Kuningan
Kemudian di Desa Gunungaci, Kecamatan Subang, longsor terjadi pada tebing sungai anak Ciheor dengan panjang 10 meter dan tinggi 35 meter. Longsoran ini mengancam rumah milik Mamat (47) dan Edi Rusnaedi (53).
"Selain assessment, kami juga membantu pengalihan aliran air sungai agar tidak memperparah abrasi dan potensi longsor susulan," tuturnya.
Lalu di Desa Kutawaringin, Kecamatan Selajambe, yakni kawasan Pasar Baru di Dusun Kutamanggu juga terdampak longsor akibat hujan deras.
Tebing sepanjang 20 meter dengan tinggi 15 meter longsor dan mengancam area kios pasar serta rumah warga atas nama Sudianto (47).
BACA JUGA:Diduga Akibat Putus Cinta, Warga Cibingbin Terpaksa Dipasung
BACA JUGA:Hujan Disertai Angin, Pohon Tumbang Tutup Jalan Raya Kadurama-Ciawigebang
"Sebagian jalan lingkungan juga ikut terseret. Tim kami bersama aparat desa dan masyarakat telah menutup longsoran dengan terpal untuk mencegah kerusakan lanjutan," ungkap Indra Bayu.
BPBD Kuningan mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, agar selalu waspada terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Masyarakat juga diminta segera melapor kepada aparat desa atau BPBD jika melihat tanda-tanda potensi longsor.
"Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Kami terus siaga dan berkoordinasi dengan semua pihak untuk penanganan lebih lanjut," pungkasnya.