“Tanpa banyak disadari, Kuningan punya tiga situ cantik yang selama ini menjadi ruang aktivitas warga. Ketiganya merupakan aset Pemda dan punya peluang berkembang jauh lebih besar jika dikelola secara profesional,” ujar Deden, Jumat (30/1/2026).
BACA JUGA:Rekor Unik di Disdukcapil Kuningan, Jabatan Kabid PIAK Dijabat 9 Kali Plt
BACA JUGA:Tiap Kali Hujan Deras, Jalan Penghubung Bunder-Ujunggebang Kebanjiran
Menurut Deden, ketiga situ tersebut memiliki keunggulan karena lokasinya mudah dijangkau masyarakat dan sudah dikenal sebagai ruang publik alami.
Dengan konsep pengelolaan yang tepat, situ-situ ini bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata lokal yang terjangkau, tanpa harus menghilangkan fungsi sosial dan lingkungannya.
“Asetnya sudah ada, potensinya juga jelas. Tinggal bagaimana konsep pengembangannya. Mau diarahkan ke wisata keluarga, edukasi, UMKM, atau ruang publik terpadu. Kami terbuka terhadap masukan,” ungkapnya.
Tak hanya fokus pada pengembangan situ, BPKAD Kuningan juga mulai membuka peluang kerja sama dengan investor, khususnya di sektor kesehatan dan pariwisata.
BACA JUGA:Pelaku Usaha Sektor Pertanian Diminta Waspada, Penipuan Modus Pupuk Subsidi Mulai Marak
BACA JUGA:Ciayumajakuning Dilanda Cuaca Ekstrem, 58 Bencana Tercatat di Majalengka
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah untuk memperluas sumber pendapatan daerah.
“Tujuannya jelas. Layanan kesehatan semakin dekat, lapangan kerja terbuka, PAD meningkat, dan Kuningan bisa melesat lebih cepat,” tegas Deden.
Langkah proaktif BPKAD Kuningan ini menegaskan bahwa optimalisasi aset daerah bukan sekadar pencatatan administrasi.
Melainkan strategi nyata untuk menciptakan PAD berkelanjutan.
BACA JUGA:Calon Direktur PDAU Kuningan Lolos Administrasi, Terdapat Kandidat dari Bandung
BACA JUGA:Bupati Majalengka Keluarkan SK Kesiapsiagaan Bencana Hingga April 2026
Dengan pengelolaan yang transparan, profesional, dan melibatkan pihak swasta maupun masyarakat, aset daerah diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi Kabupaten Kuningan. (*)