Sungai Cikaro Meluap, 50 Rumah di Cibingbin Kuningan Terendam

Kamis 12-02-2026,08:29 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Agus Sugiarto

,"Ketinggian air di dalam rumah berkisar antara 80 sentimeter hingga 1 meter. Air masuk ke area pemukiman dalam waktu relatif cepat, terutama di titik yang berada dekat bantaran sungai," paparnya.

BACA JUGA:Bangunan Liar di Jalur Majalengka-Kadipaten Ditertibkan

BACA JUGA:Mendekati Puasa, Harga Cabai dan Ayam Mulai Mahal

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tambah Ibe, aparat desa langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Cibingbin.

Pihaknya kemudian mengirimkan Tim Assessment dari Pusdalops PB untuk melakukan pendataan serta pemantauan kondisi di lapangan.

"Petugas bersama masyarakat bergotong royong membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah warga. Aparat desa juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat," tuturnya.

Hingga laporan terakhir pada Kamis dini hari, kondisi cuaca berangsur cerah berawan dan air luapan Sungai Cikaro telah surut.

BACA JUGA:Dinsos Salurkan Bantuan Makanan untuk Korban Banjir Kabupaten Cirebon

BACA JUGA:Bupati Kuningan Kenalkan Tugas Pimpinan ke Siswa Sekolah Rakyat

Warga kini fokus melakukan pembersihan rumah dari material lumpur dan sisa genangan. Secara umum, situasi mulai kembali normal.

Tidak ada kebutuhan darurat yang mendesak dilaporkan pada tahap awal ini. Namun, langkah lanjutan tetap akan dikoordinasikan dengan pemerintah desa serta instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.

Ibe menambahkan, banjir Cisaat Kuningan ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Beberapa langkah preventif yang dapat dilakukan antara lain membersihkan saluran air secara rutin, tidak membuang sampah ke sungai.

BACA JUGA:3 Atlet NPCI Asal Kuningan Berjaya di Kancah Internasional

BACA JUGA:Warga Indramayu Was-Was Banjir, Minta Pintu Klep Sungai Cimanuk Cepat Diperbaiki

Memantau informasi cuaca dari BMKG dan menyiapkan tas siaga bencana saat curah hujan tinggi.

Kategori :