KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Sebanyak 30 pelajar mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Ciwaru, Kabupaten Kuningan, Senin (14/9/2026).
Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar langsung meninjau kondisi para siswa yang mendapat penanganan medis di Puskesmas Ciwaru.
Kejadian tersebut menjadi perhatian serius karena keluhan muncul setelah para pelajar menyantap menu MBG.
Pemerintah Kabupaten Kuningan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut.
BACA JUGA:28 Siswa SMPN 2 Ciwaru Pusing dan Mual, Diduga Keracunan
BACA JUGA:Warek III Uniku Jadi Keynote Speaker Konferensi Internasional di Malaysia
Bupati Dian mendatangi Puskesmas Ciwaru didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan dr. H. Edi Martono, M.MKes.
Di hadapan Bupati Dian, sejumlah siswa menceritakan keluhan yang mereka rasakan. Gejalanya antara lain mual, sakit perut, pusing, hingga keinginan untuk muntah.
Seorang siswa mengaku mengalami mual dan sakit perut setelah menyantap makanan MBG. Siswa lainnya menyampaikan keluhan muncul setelah mengonsumsi daging ayam.
Kondisi tersebut membuat keamanan makanan dalam program MBG menjadi perhatian pemerintah daerah.
BACA JUGA:Laporan Harta Kekayaan Bupati Kuningan Berubah, Ini Penjelasan Lengkapnya
Bupati Kuningan Tegas soal Dapur MBG
Bupati Dian menegaskan pemerintah daerah tidak ingin mengambil risiko menyangkut makanan yang dikonsumsi para siswa.
“Kalau memang dapurnya bermasalah, kita tutup,” tegas Bupati Dian saat menanggapi kondisi tersebut.
Menurut Dian, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan MBG ke SMPN 2 Ciwaru dapat dihentikan sementara.