​Bulan Dana PMI Kuningan 2026, Sukses Kumpulkan Rp641,6 Juta

Rabu 04-11-2026,06:30 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Agus Sugiarto

Berbagai ancaman seperti banjir, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan, hingga angin puting beliung menguji kesiapsiagaan daerah.

​Bupati mencontohkan terjangan angin puting beliung yang belum lama ini melanda sekitar 10 desa di lima kecamatan.

BACA JUGA:Enam TBM Baru Berizin, Kabid PAUD dan Dikmas: Kuningan Kini Punya 60 Taman Bacaan

BACA JUGA:Kursi Roda Hana Patah, Semangat Sekolahnya Tak Pernah Patah

Termasuk Desa Mekarsari di Kecamatan Maleber yang menyebabkan 80 rumah mengalami kerusakan tingkat ringan hingga berat. Kondisi tersebut mendasari urgensi peningkatan kecepatan penanganan oleh PMI di lapangan.

​Sinergi lintas sektoral antara PMI, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan pemerintah daerah juga dinilai krusial.

Kolaborasi ketiganya diharapkan mampu menambal kebutuhan penanganan darurat yang belum terakomodasi secara optimal melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

​“PMI dan Baznas harus bisa menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Ketika kegiatan yang bersifat mendadak atau force majeure tidak bisa ter-cover oleh APBD, di sanalah PMI dan Baznas harus bisa menyeimbangkan dan memberikan dukungan,” jelasnya.

BACA JUGA:Kuningan Investment Summit 2026 Digelar 4 November, Investor Nasional Diundang

BACA JUGA:6 Dekade Menemani! Yamalube Pro Expedition Perdana Ajak Jelajah Panorama Ranah Minang

​Evaluasi Capaian dan Pembenahan Organisasi

​Menanggapi perolehan dana yang mencapai angka Rp641.650.000 atau 71,2 persen, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berpartisipasi dan berharap capaian ini menjadi bahan evaluasi konstruktif untuk periode mendatang.

​“Bulan Dana bukan sekadar kegiatan pengumpulan uang, melainkan gerakan untuk membangun kepedulian, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan pertolongan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

​Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Kuningan Hj. Ika Siti Rahmatika, S.E., memaparkan berbagai kemajuan kelembagaan sepanjang masa bakti 2021–2026.

Sejumlah pencapaian penting meliputi perolehan akreditasi Paripurna serta izin operasional bagi Unit Donor Darah (UDD), rehabilitasi gedung kantor, penataan ulang tata kelola keuangan, penambahan aset penunjang operasional, hingga perbaikan manajemen kepegawaian.

​Gedung kantor PMI yang telah berdiri sejak 4 Maret 1953 akhirnya menjalani renovasi bertahap menggunakan anggaran mandiri organisasi selama dua tahun terakhir. Pembenahan struktural keuangan, termasuk penataan neraca utang dan piutang, turut dilakukan demi mewujudkan tata kelola yang semakin sehat dan transparan.

Kategori :