Mees Hilgers Dipastikan Gagal Gabung Stade Brest! Ternyata Alasannya Bikin Gak Habis Pikir!
Mees Hilgers dipastikan gagal bergabung dengan Stade Brest- -radarkuningan.com
RADARKUNINGAN.COM - Kabar terbaru datang dari transfer salah satu pemain keturunan sekaligus punggawa Timnas Indonesia.
Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, dipastikan gagal bergabung dengan klub Ligue 1, Stade Brest, dalam hitungan menit sebelum jendela transfer ditutup.
Banyak yang berspekulasi bahwa terdapat kegagalan dalam status kontrak, namun ternyata penundaan dalam pelaksanaan tes medis lah yang menjadi alasan utama kegagalan ini.
Sebelumnya, FC Twente dan Stade Brest telah mencapai kesepakatan kontrak untuk meminjam Hilgers selama satu musim, lengkap dengan klausul opsi pembelian permanen.
BACA JUGA:Setelah Resmi Jadi Pemain Persib, Eliano Reijnders dapat Kometar dari Sang Kakak! Begini Katanya...
Bahkan, Hilgers sudah bersiap menuju Prancis dan nyaris menyelesaikan kesepakatan, hingga masalah tes medis menjadi batu sandungan terakhir.
Menurut laporan De Telegraaf, seluruh dokumen administrasi sudah rampung dan tinggal diproses lebih lanjut bersama pihak klub.
Namun, Hilgers baru tiba di Prancis sekitar 30 menit sebelum batas waktu transfer yang ditetapkan federasi sepak bola Prancis, yaitu 1 September 2025 pukul 20.00 waktu setempat.
Kedatangan Hilgers ini bisa dianggap sebuah keterlambatan yang memiliki efek yang sangat besar dalam proses transfer dengan waktu yang sangat mepet.
BACA JUGA:Ini Sumber Anggaran Pemkab Kuningan untuk Lunasi Utang Tunda Bayar Rp96,7 Miliar
Waktu yang tersisa dinilai tidak cukup untuk menyelesaikan tes medis wajib sebelum bisa diresmikan bergabung dengan klub.
Hal tersebutlah yang menyebabkan transfer harus dibatalkan secara resmi dan Hilgers harus kembali ke klub nya saat ini.
Jendela transfer Ligue 1 musim panas ini ditutup lebih awal dari biasanya, sejalan dengan liga-liga besar lainnya seperti Premier League, Serie A, LaLiga, dan Bundesliga, pada 1 September 2025 pukul 19.00 waktu setempat.
Kebijakan baru ini diterapkan untuk menyesuaikan jam kerja staf klub dan memudahkan proses administrasi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
