Yamaha_detail

Ribuan Honorer Nakes Datangi Gedung Sate, Minta Diangkat ASN Tanpa Tes

Ribuan Honorer Nakes Datangi Gedung Sate, Minta Diangkat ASN Tanpa Tes

Salah satu peserta demo nakes honorer di halaman Gedung Sate, minta diangkat jadi ASN.-Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com-

BANDUNG, RADAR KUNINGAN - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPAN-RB) berencana akan menghapus tenaga honorer.

Rencana penghapusan tenaga honorer oleh KemenPAN-RB itu, akan mulai diberlakukan tahun 2023 mendatang.

Rencana KemenPAN-RB itu, membuat keresahan tenaga honorer di sejumlah daerah.

Di Jawa Barat, ribuan tenaga kesehatan honorer menuntut kesejahteraan dan pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) tanpa tes.

Hal ini mengingat aturan penghapusan tenaga honorer yang diwacanakan pemerintah pusat di tahun 2023. 

BACA JUGA:Menjelang Hari Kemerdekaan, Harga Sembako di Pasar Tradisional Kuningan Berangsur Turun, Berikut Rinciannya

Dikutip dari JPNN Jabar, kedatangan ASN di Gedung Sate sudah ada sejak pukul 08.00 WIB pagi. 

Bukan hanya dari Kota Bandung, banyak perwakilan nakes dari Pangandaran, Tasikmalaya, Subang, Karawang, hingga Bekasi.

Ketua Forum Komunikasi Honorer Fasyankes Suhendri menuturkan, para honorer nakes menuntut haknya untuk diangkat menjadi tenaga ASN. 

Katanya, jangan sampai tenaga honorer yang sudah mengabdi lama ini kemudian hilang pekerjaannya dikarenakan kebijakan penghapusan tenaga kerja honorer yang dimulai pada tahun depan. 

“Kami disetiap kabupaten/kota sudah melakukan sesuatu untuk konsolidasi persuasif, dan sampai sekarang belum menghasilkan sesuatu yang berpihak kepada kami,” kata Fasyankes Suhendri.

BACA JUGA:Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II

Suhendri menuturkan, para nakes yang ada di depan Gedung Sate ini sudah bekerja mati-matian dalam menyelamatkan kesehatan masyarakat, khususnya saat pandemi Covid-19. 

Bukan hanya bekerja di fasilitas kesehatan, para tenaga honorer nakes ini juga banyak yang bekerja di fasilitas kesehatan kecil seperti Posyandu. 

Sumber: jpnn jabar