Yamaha_detail

Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati KKN di Desa Wanayasa, Akhir Kegiatan Dengan Donor Darah

Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati KKN di Desa Wanayasa, Akhir Kegiatan Dengan Donor Darah

Donor darah di Desa Wanayasa yang digelar di Desa Wanayasa--

CIREBON, RADAR KUNINGAN - Mahasiswa yang tergabung dari Universitas Islam Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Kota Cirebon, menggelar bakti sosial dengan akai donor darah. 

Bakti sosial dengan menggelar donor darah ini, dilakukan di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Sabtu 5 Agustus 2022.

Aksi donor darah ini bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cirebon, juga dengan beberapa lembaga yang ada di Desa Wanayasa. 

Donor darah dipilih menjadi bagian agenda Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Kota Cirebon yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wanayasa, Kecamatan Beber. 

BACA JUGA:KIB Daftar ke KPU Bersama, Airlangga: Chapter Baru dan Bukti Kami Tetap Solid

Ketua rombongan KKN, Ardi Alwasi mengatakan, aksi donor darah yang dilakukan tersebut, merupakan salah satu unggulan dari program KKN yang dicanangkan dari pihak kampus. 

"Hampir semua mahasiwa yang sedang KKN pasti menggelar donor darah di wilayah masing-masing," kata Ardi, di sela acara pengambilan darah. 

Untuk acara donor darah yang digelar di tempat KKN, Ardi menyasar seluruh warga bisa menjadi peserta donor darah. 

"Tetapi banyak juga teman mahasiswa yang boleh ikut donor darah, asal memenuhi syarat," ucap Ardi yang berasal dari Ciamis ini. 

BACA JUGA:Memasuki Tahun ke 7, Gebyar 10.001 Merah Putih di Gedung Perundingan Linggarjati Dimulai

Ditambahkan Ardi, selama KKN ini, dirinya bersama mahasiwa lain yang tergabung dari beberapa fakultas tersebut, sudah melakukan banyak kegiatan di Desa Wanayasa yang bersifat sosial. 

"Kami KKN di Desa Wanayasa selama 40 hari, selain donor darah, kami melakukan penghijauan di lokasi embung dan membuat taman bacaan," Imbuhnya. 

Dalam donor darah ini, tidak semua bisa menjadi peserta, karena harus melalui tahap pemeriksaan oleh petugas PMI. 

Bagi warga yang memiliki beberapa gejala sakit hingga pernah dirawat tiga bulan terakhir, tidak bisa ikut donor darah. 

Sumber: