Yamaha 2022-09

Makin Seru, Ada Wisata Petik Sayur Sehat di J&J Kuningan

Makin Seru, Ada Wisata Petik Sayur Sehat di J&J Kuningan

Owner J&J Kuningan H Kiki Alfarizi mendampingi pengunjung yang sedang petik sayur caisim yang segar di kebun hidroponik, kemarin.-M Taufik-Radar Kuningan

KUNINGAN, RADAR KUNINGAN.COM - Objek wisata J&J Kuningan menyediakan wahana baru bagi pengunjung, tersedia wisata petik sayur sehat langsung dari kebun.

Wisata J&J yang berlokasi di Jalan Raya Bojong-Linggarjati, Kuningan ini, terkenal dengan wisata kolam renang, mini zoo dan wisata dirgantara, kini semakin seru dengan hadirnya wahana edukasi kebun hidroponik dan bisa langsung petik sayur di tempat.

Di wahana kebun sayur ini, para pengunjung bisa belajar tentang cara bercocok tanam dengan media tanah air atau biasa disebut hidroponik, sekaligus petik sayur untuk dibawa pulang.

Berbagai tanaman sayur ditanam di kebun hidroponik ini mulai dari selada bokor, caisim, bayam, kangkung hingga pakcoy dan timun. 

BACA JUGA:Dianggap Hina Ketum PBNU, GP Ansor Kuningan Laporkan Faizal Assegaf

BACA JUGA:Harga Kedelai Terus Melambung, Diskopdagperin Jamin Stok Aman

BACA JUGA:Peringati Hari Pahlawan, M Nurdin Beri Layanan Kesehatan Gratis

Di sisi-sisinya, pengunjung juga bisa menikmati segarnya buah anggur hijau dan moon drop yang manis langsung dari pohonnya.

Untuk masuk ke wisata hidroponik ini, pengunjung tak perlu lagi membayar tiket masuk. Namun, jika berminat untuk membawa pulang sayuran segar tersebut pengelola mengenakan harga per kilogram sayuran hanya Rp20.000 saja.

“Dengan harga tersebut pengunjung boleh memetik sayuran apa saja, mau kangkung campur pakcoy, caisim, timun ataupun bayam dan lainnya cukup Rp20.000 saja. Kalau hanya lihat-lihat dan belajar bercocok tanam dengan cara hidroponik juga boleh. Gratis," ungkap H Kiki Alfarizi selaku owner J&J Kuningan kepada Radar Kuningan, kemarin 14 November 2022.

Kiki mengatakan, wisata petik sayur ini merupakan wahana baru di objek wisata J&J untuk edukasi bagi masyarakat tentang cara bercocok tanam yang sehat dan ramah lingkungan. 

BACA JUGA:Pembentukan Badan Adhoc Pemilu 2024 Diundur, Bagaimana Nasib PPK dan PPS?

BACA JUGA:Proyek Jalan Cisantana Dibatalkan Tanpa Alasan, Kontraktor Tuding Ada Konspirasi Jahat

BACA JUGA:Sempat Dibatalkan Tanpa Alasan Jelas, Proyek Jalan Ipukan Dikembalikan ke Pemenang Tender

Sumber: