Puluhan ASN Berebut 4 Kursi Strategis, Ini Harapan Mereka
Persaingan ketat terjadi dalam pelaksanaan Uji Kompetensi (Ujikom) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan. (Foto: Agus Panther/ Radar Kuningan) --
KUNINGAN, RADARKUNINGAN COM – Persaingan ketat terjadi dalam pelaksanaan Uji Kompetensi (Ujikom) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Sebanyak 67 Aparatur Sipil Negara (ASN) ambil bagian untuk memperebutkan empat kursi kosong Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Saat ini, seleksi telah memasuki tahap wawancara yang digelar di hadapan tim panelis Komite Manajemen Talenta ASN.
Dari total peserta, 64 orang mengikuti sesi ini, sementara tiga lainnya berhalangan karena sakit.
BACA JUGA:Geber Pasar Tutup Rangkaian Hari Kartini ke-147 di Kuningan
BACA JUGA:Empat Kabag Setda Tak Ikut Ujikom JPT Kuningan 2026, BKPSDM Beberkan Alasannya
Tim penguji terdiri dari Ketua Pansel Ujikom U Kusmana, bersama Beni Prihayatno dan Ahmad Juber.
Wawancara menjadi tahapan krusial dalam menentukan kandidat yang dinilai layak menduduki jabatan strategis di lingkungan birokrasi.
Mayoritas peserta berasal dari pejabat Eselon III yang berambisi naik ke posisi Eselon II atau JPT Pratama. Meski jumlah formasi terbatas, antusiasme peserta tetap tinggi.
Sejumlah peserta dengan latar belakang pendidikan tinggi turut meramaikan seleksi, termasuk tenaga medis dan pemegang gelar doktor.
BACA JUGA:Ujikom JPT Kuningan 2026: Peserta Soroti Kursi Tak Nyaman, Pejabat Lain Kecewa Tak Diundang
BACA JUGA:Uji Kelayakan Ketua PKB Kuningan 2026–2031, Tiga Kandidat Resmi Ikuti Seleksi di Bandung
Direktur RSUD Linggarjati, dr Eva Maya, menjadi salah satu peserta yang mengikuti Ujikom setelah menerima undangan dari panitia.
Ia memilih formasi Kepala Dinas PPKBP3A dan Dinas Sosial, menyesuaikan dengan latar belakang keilmuannya di bidang kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

