Pertanian Kuningan Terapkan Teknologi Semai Culik, Apa Itu?

Selasa 08-04-2025,11:37 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

Saat ini, pihaknya masih kekurangan sekitar 850 unit traktor di berbagai desa. Akibatnya, banyak petani harus antre untuk mengolah lahan, sehingga siklus tanam menjadi lebih lambat.

"Kami berharap ada program tambahan dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat dan Kementan RI untuk mengatasi kendala ini melalui bantuan traktor, satu desa satu traktor," jelas Wahyu.

Meski teknologi semai culik menawarkan solusi percepatan tanam, tantangan lain yang muncul adalah keterbatasan tenaga kerja pertanian. 

Oleh karena itu, selain menambah alsintan, penguatan mekanisasi pertanian menjadi langkah krusial agar produksi pangan di Kuningan semakin optimal dan berkelanjutan.

BACA JUGA:Wabup Tuti Hadiri Pelepasan Calon Jamaah Haji asal Kuningan

Kegiatan monev ini membuktikan bahwa inovasi dan sinergi lintas sektor mampu menjadi pendorong utama dalam mewujudkan pertanian modern yang lebih efisien, adaptif, dan produktif. 

Dengan penerapan teknologi yang tepat, Kabupaten Kuningan semakin siap menjadi daerah agraris yang tangguh dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. 

Kategori :