Pengakuan Mengejutkan Siswa SD di Kuningan Akibat Penggunaan Gadget

Jumat 28-11-2025,19:31 WIB
Reporter : Asep Kurnia
Editor : Asep Kurnia

Pada aspek psikologis, anak rentan mengalami sulit konsentrasi, kecemasan, depresi, hingga nomophobia atau rasa cemas ketika jauh dari gadget.

Selain bahaya, Nana juga menekankan pentingnya etika digital. Para siswa diajak untuk bersikap sopan saat menggunakan media sosial, menghindari cyberbullying, bijak dalam memberi komentar, serta memastikan kebenaran informasi agar tidak menjadi penyebar hoaks.

"Perkembangan teknologi tidak bisa dihindari. Yang harus kita lakukan adalah mengendalikannya. Jangan sampai justru teknologi yang mengendalikan kita," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Praktikum Komunitas Prodi Rehabilitasi Sosial Poltekesos Bandung, Aprilia Azwari Lutfi, berharap kegiatan ini menjadi langkah awal membangun budaya digital sehat di kalangan pelajar.

BACA JUGA:Ruang Pintar PNM Cabang Cirebon Berlanjut, Giliran Al Hijrah Griya Caraka Raih Perpanjangan Bantuan

BACA JUGA:Art & Brew Vibes! Stylish On The Road Bikin Riding Semakin Aesthetic

"Kami ingin anak-anak tidak hanya mampu menggunakan gadget, tetapi juga memahami risikonya dan mampu memilih konten yang bermanfaat," terangnya.

Aprilia mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang melibatkan mahasiswa. 

Pihaknya menilai edukasi semacam ini penting untuk memperkuat literasi digital sejak dini dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat.

Kategori :