Optimalisasi Aset, Lahan Milik Pemkab Kuningan Digarap Swasta

Senin 02-02-2026,13:33 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Asep Kurnia

KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM - Sebagai upaya mengoptimalkan aset, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, melakukan kerjasama dengan pihak swasta.

Lahan milik Pemkab Kuningan, bakal digarap oleh PT Rumah Tani Nusantara melalui kerja sama yang dilakukan kedua belah pihak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan Uu Kusmana bersama Direktur PT Rumah Tani Nusantara Bahtiar, telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kelurahan Awirarangan, akhir pekan kemarin.

Lewat kerja sama tersebut, Pemkab Kuningan mulai menempatkan optimalisasi aset daerah sebagai instrumen strategis untuk menjawab dua tantangan utama, yakni penguatan ketahanan pangan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Perjanjian Kerja Sama ditandatangani oleh Sekda Kuningan, Uu Kusmana bersama Direktur PT Rumah Tani Nusantara, Bahtiar.

BACA JUGA:LKS Jadi Beban Orang Tua, Agus Mauludin: Tidak Wajib Secara Aturan, Wajib dalam Praktik

Momen tersebut disaksikan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, Kepala BPKAD Kabupaten Kuningan Deden Kurniawan, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan Wahyu Hidayah.

Kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan sawah seluas ±11,5 hektare dan lahan kebun ±5,8 hektare, dengan total sekitar 17 hektare yang tersebar di sejumlah kelurahan dan desa di wilayah Kabupaten Kuningan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kuningan menegaskan bahwa kerja sama tersebut tidak semata-mata berorientasi pada perolehan PAD jangka pendek.

Melainkan bagian dari perubahan pendekatan birokrasi dalam mengelola potensi ekonomi daerah.

Menurutnya, sektor pertanian tidak lagi dapat dipandang sebagai sektor tradisional yang bersifat subsisten, melainkan harus dikelola secara profesional dan terintegrasi dengan kebijakan pembangunan daerah.

BACA JUGA:Disdukcapil Kuningan Tetap Buka di Hari Libur, Layani Warga Desa Karangmangu

"Kerja sama ini menjadi bukti bahwa pertanian dapat dikelola secara modern dan berorientasi hasil. Pemerintah daerah harus berani mengubah cara pandang, dari sekadar administratif menjadi lebih entrepreneurial,” ujar Bupati Dian dikutip dari Harian Radar Cirebon.

Pernyataan tersebut sekaligus mencerminkan upaya Pemkab Kuningan untuk menjadikan aset daerah sebagai sumber nilai tambah ekonomi, bukan sekadar beban pengelolaan.

Dalam konteks optimalisasi aset, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga fungsi dasar lahan sebagai kawasan pertanian produktif. 

Kategori :