KUNINGAN, RADARKUNINGAN.COM – Desa Kertawinangun, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak warganya menekuni usaha bubur ayam.
Mereka berjualan di berbagai tempat, termasuk di wilayah Kabupaten Kuningan, untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Kertawinangun bukan satu-satunya desa di Kecamatan Cidahu yang dikenal dengan aktivitas perdagangan makanan.
Desa Bunder dan Desa Datar juga populer karena banyak warganya memilih menjadi pedagang nasi goreng.
BACA JUGA:Rumah Warga Purwawinangun Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp223,5 Juta
BACA JUGA:HUT RI ke-81 di Karanganyar Kuningan, Warga Jalan Santai
Fenomena tersebut menunjukkan kuatnya tradisi wirausaha masyarakat Kuningan. Sebagian warga bahkan memilih merantau dan membuka usaha makanan di sejumlah kota besar di Pulau Jawa.
Penghasilan dari berdagang menjadi sumber penghidupan keluarga.
Kondisi ekonomi sebagian warga yang menjalani usaha tersebut juga terlihat dari keberadaan rumah-rumah permanen di kampung halaman mereka.
Bahkan ada yang bernilai miliaran rupiah dan juga megah karena dibangun dari hasil berdagang.
BACA JUGA:Wanoja Perjuangan Kuningan Kibarkan Bendera di Puncak Ciremai
BACA JUGA:Kamtibmas Kuningan, Polres-Kodim-Pemda Satukan Komitmen
Warga Kertawinangun Banyak Berjualan Bubur Ayam
Salah seorang warga Kertawinangun yang menekuni usaha tersebut adalah Arifin. Pria berusia 30 tahunan itu berjualan bubur ayam di sekitar Bank BRI Unit Cilimus.
Arifin telah menjalankan usaha bubur ayam selama dua tahun. Ia memilih berjualan setelah tidak mendapatkan pekerjaan formal di lingkungan pemerintahan maupun perusahaan.