Kadernya Mundur, PAN Konsolidasi Internal

Kadernya Mundur, PAN Konsolidasi Internal

KUNINGAN–DPW PAN Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama DPD PAN Kuningan di RM Lembah Ciremai, Kamis (10/6) siang. Rakor juga dihadiri para ketua DPC PAN se-Kabupaten Kuningan, lima anggota Fraksi PAN DPRD Kuningan, beserta seluruh kader. Termasuk hadir pula anggota DPRD Jabar H Herry Dermawan dan mantan Ketua DPD PAN yang lama tak muncul, Hj Nining Kurnia.

Ketua DPW PAN Jabar Desy Ratnasari yang kemarin diwakili Wakil Ketua Bidang POK Cecep Pramulyana, menyebut rakor tersebut sebagai bentuk konsolidasi internal PAN. Saat ini, DPD PAN Kuningan sudah mulai pula melakukan konsolidasi internal untuk melakukan muscab di tingkat kecamatan, dalam rangka memperkuat kepengurusan, termasuk penguatan di tingkat ranting (desa/kelurahan).

“Insya Allah target perolehan kursi PAN di DPRD Kuningan akan meningkat di Pileg 2024 nanti,” kata Cecep.

Ditanya bagaimana menyikapi mundurnya Raka Maulana Wijaya, baik dari jabatan Sekretaris DPD PAN Kuningan maupun dari PAN, Cecep menegaskan tidak ada polemik di internal PAN. Sehingga untuk penggantinya pun sudah disiapkan sesuai mekanisme yang ada.

“DPD PAN Kabupaten Kuningan sudah mengajukan reshuffle berkaitan dengan hal itu (mundurnya Raka, red). Insya Allah ini tidak akan berpengaruh,” tegasnya.

Mundurnya Raka dari PAN, kata Cecep, menjadi sebuah kewajaran sebagai proses demokrasi atau pilihan politik yang harus dihargai. Meski demikian, Ia memastikan kembali bahwa kader PAN akan siap ditempatkan dan ditugaskan di mana pun untuk menggantikan siapa pun.

“Kita dididik, ditempa untuk menjadi kader-kader yang siap. Semua siap ditempatkan, ditugaskan di mana pun, menggantikan siapa pun,” tegasnya lagi.

Cecep kembali menjelaskan, konsolidasi internal PAN Kabupaten Kuningan telah mengarah kepada penyelesaian muscab di tingkat kecamatan, dengan target sebelum Agustus seluruhnya sudah rampung, termasuk kepengurusan hingga ranting dan anak ranting.

Adapun pesan dari Ketua DPW PAN Jabar Desy Ratnasari, lanjut Cecep, menyampaikan salam untuk seluruh kader PAN di Kuningan. Desy berharap agar terus meningkatkan soliditas sehingga dapat meningkatkan perolehan kursi di DPRD, juga agar bisa mendapatkan kursi bupati dan wakil bupati.

“Insya Allah Kuningan akan mendapatkan kursi bupati dan wakil bupati pada Pemilu 2024, dan perolehan kursi DPRD yang meningkat,” harap Cecep optimis, seraya meyakinkan kembali PAN Kuningan tidak ada persoalan pasca mundurnya Sekretaris Raka Maulana Wijaya, ditambah masuknya senior PAN H Maman Wijaya menjadi Ketua DPD Partai Ummat.

Sementara itu, saat diwawancarai sejumlah jurnalis, Ketua DPD PAN Kuningan H Uba Subari Ak, mengiyakan acara rakor tersebut sebagai langkah konsolidasi internal dalam rangka memantapkan kembali struktur kepengurusan dari mulai DPC, Ranting hingga Anak Ranting.

“Insya Allah awal Juli sudah mulai dimuscabkan. (Siapa yang akan diganti), itu nanti akan dievaluasi sama POK, Pak Toto. Nanti ada evaluasi,” kata Uba.

Soal Raka yang mundur dari Sekretaris DPD dan juga dari PAN, menurut Uba itu merupakan masalah pribadi. Setahunya, ia meminta agar Raka memilih, apakah Raka sendiri yang mundur atau ayahnya (H Maman Wijaya), karena tidak mungkin ada di dua rumah (PAN dan Partai Ummat).

“Ternyata ya mungkin Raka legowo, mundur. Kan gak mungkin, di satu sisi Ketua Partai Ummat adalah orang tuanya, di sisi lain Sekretaris DPD PAN anaknya. Kan tidak mungkin,” tegas Uba.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: