Yamaha_detail

Bangkai Sapi Terkena PMK di Lengkong Dibuang ke Sungai, Polisi Buru Pelaku

Bangkai Sapi Terkena PMK di Lengkong Dibuang ke Sungai, Polisi Buru Pelaku

Petugas damkar mengeksekusi temuan bangkai sapi di bawah jembatan Sungai Cisanggarung Desa Lengkong dengan cara dibakar. -Tangkapan Layar Video-

KUNINGAN, RADAR KUNINGAN - Bangkai seekor sapi yang diduga terkena wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) malah dibuang ke sungai.

Bangkai sapi yang diduga terkena PMK tersebut, ditemukan Warga Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Senin 31 Juli 2022 lalu.

Penemuan bangkai sapi di bawah jembatan Sungai Cisanggarung perbatasan Desa Tembong-Lengkong itu, membuat geram warga sekitar, karena menimbulkan bau menyengat.

Temuan ini pun kemudian dilaporkan warga ke petugas Damkar Kuningan yang kemudian melakukan tindakan penanganan dengan cara dibakar.

Deden Hamdani, seorang Warga Lengkong merupakan warga pertama yang menemukan keberadaan bangkai sapi di bawah jembatan tersebut.

BACA JUGA:Tekan Jerat 'Bank Keliling', Kantor Kas Kutawaringin Dibuka

Deden yang sedang mengendarai motor melintas di jalan tersebut terusik dengan bau bangkai sapi menyengat dan sangat mengganggu penciumannya.

Deden kemudian mencari sumber bau tersebut di sekitar jembatan, dan menemukan bangkai sapi berukuran besar tergeletak di bawah jembatan yang sudah mengeluarkan bau menyengat. 

Temuan bangkai sapi ini pun kemudian dilaporkan Deden ke perangkat Desa Lengkong yang kemudian ditembuskan ke perangkat Desa Tembong sekaligus Polsek Garawangi dan kantor UPT Damkar Kuningan yang langsung datang ke lokasi.

Kepala UPT Damkar Kuningan, Mh Khadafi Mufti yang menerima laporan adanya temuan bangkai sapi, langsung melakukan pengecekan.

BACA JUGA:Sebanyak 261 Koperasi di Kuningan Tidak Aktif

"Ternyata benar, ada bangkai sapi berukuran cukup besar di dasar sungai," kata Mh Khadafi Mufti.

Atas temuan tersebut, pihak Damkar kemudian berdiskusi dengan para kepala desa dan Kanit Polsek Garawangi untuk menentukan cara penangan sapi mati tersebut.

"Akhirnya disepakati penanganan bangkai sapi tersebut dilakukan dengan cara dibakar," ungkap Mh Khadafi Mufti.

Sumber: