Dua Ormas Terlibat Keributan, Rebutan Lahan Pameran di Terminal Kertawinangun

Dua Ormas Terlibat Keributan, Rebutan Lahan Pameran di Terminal Kertawinangun

Mediasi dua ormas yang rebutan lahan pameran di Kuningan.-Ale/Radar Kuningan-

KUNINGAN, RADAR KUNINGAN.COM - Dua kelompok Organisasi Masyarakat (Ormas) di Kabupaten Kuningan terlibat keributan.

Keributan dua ormas tersebut dipicu karena rebutan lahan di pameran pembangunan Hari Jadi ke 524 Kuningan di Terminal Tipe A Kertawangunan Kabupaten Kuningan. 

Akibat keributan dua ormas tersebut, Bupati Kuningan H Acep Purnama harus turun tangan.

Dua kelompok ormas 'G' dan 'W' yang terlibat keributan tersebut, dikumpulkan oleh Bupti Kuningan untuk dilakukan mediasi.

 

“Alhamdulillah kita sudah kumpulkan kedua belah pihak, sudah sepakati terkait pembagian zona dan menjaga kondusivitas,” kata Bupati Kuningan H Acep Purnama.

Menurut Bupati, persoalan Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI) Kuningan dan Perumda Aneka Usaha untuk menggandeng siapa, tidak jadi persoalan selama perizin dikeluarkan oleh Polres Kuningan.

Menurut Manaf, perwakilan dari ormas 'G', hasil pertemuan dengan Bupati Kuningan akhirnya ada kesepakatan lahan pameran dibagi dua, zona Barat dan Timur.

“Dari pertemuan tadi disepakati, kami (P3MI) di zona Timur, Perumda AU di zona barat,” kata Manaf.

 

Di tempat yang sama, Abidin dari pihak ormas 'W' mengungkapkan, terjadi gesekan di lapangan cuma rumor saja, karena pihaknya ingin membenahi supaya tertib karena perizinannya saja belum keluar.

“Alhamdulillah kondusif Pak Bupati bijaksana terkait pembagian zona Barat dan zona Timur,” ujar Abidin yang sudah aktif ikut berpartisipasi di pameran sejak 2003.

Turut hadir dalam mediasi tersebut, Kapolres Kuningan AKBP Dany Aryanda, Sekda Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar, Asda 1 Nurahim, Kabag Ops Kompol Tri, Kepala Terminal, serta perwakilan dari kedua kelompok. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: