Jalan Wisata Cipari - Cisantana Sudah Mulus, Kapan Dibuka untuk Umum?

Jalan Wisata Cipari - Cisantana Sudah Mulus, Kapan Dibuka untuk Umum?

Jalan Cipari Cisantana Kuningan yang rencananya akan dibuka pada awal Desember 2023.-Wetede/Ist-radarkuningan.com

Kuningan, RADARKUNINGAN.COM - Jalan Wisata Cipari - Cisantana atau Jalan Lingkar Barat Kabupaten Kuningan kini sudah terlihat mulus setelah overlay hotmix lapis pertama.

Rencananya, Jalan Wisata Cipari - Cisantana ini akan dilakukan hotmix lapis kedua dan dapat selesai di akhir bulan ini.

Lantaran pekerjaan yang belum selesai, akses Jalan Lingkar Barat Kabupaten Kuningan tersebut masih belum dibuka untuk umum.

Selain itu, kontraktor masih akan melakukan hotmix tambahan sepanjang 1,4 kilometer yakni trase ke parkiran Gua Maria dan ke arah barat sebelum Arunika Eatery.

BACA JUGA:Kondisi 2 Macan Tutul Jawa yang Dilepas di Gunung Ciremai, Setelah 4 Tahun di Dalam Hutan Rimba

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Kuningan, Teddy Sukmajayadi menjelaskan, overlay di tahap pertama memang sudah selesai.

"Lapis dasar sudah selesai sepanjang 2,2 kilometer dan lebar 7 meter. Jadi tinggal hotmix untuk lapis permukaan," kata Teddy, saat dihubungi radarkuningan.com, Senin, 20, November 2023.

Dijelaskan Teddy, pada akhir bulan November ini, diperkirakan Jalan Baru Lingkar Barat sudah selesai.

Tetapi masih akan ada pekerjaan untuk sarana prasarana seperti lampu penerangan jalan umum (PJU) sebanyak 50 titik.

BACA JUGA:Hotmik Lapis Pertama Kelar, Ini Penampakan Jalan Wisata Cipari-Cisantana Kuningan, Josss Pemandangannya

Kemudian pekerjaan marka jalan dan sarana lainnya, sehingga nantinya dapat benar-benar digunakan dengan aman dan nyaman.

“Insya Allah, akhir bulan ini pekerjaan pengaspalan bisa selesai. Masyarakat bisa segera menikmati jalur tersebut. Peresmian jalan akan dilakukan oleh pak bupati bersama proyek lainnya," kata Teddy.

Jalan baru Cipari Cisantana dibangun dati anggaran APBN tahun anggaran 2023 sebesar Rp23 miliar memiliki lebar 7 meter. Akses jalan ini, diharapkan dapat mengurai kepadatan menuju destinasi wisata Palutungan.

Sebab, kawasan Palutungan saat ini menjadi destinasi wisata favorit masyarakat dari luar kota maupun wilayah Cirebon dan sekitarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: