Kucing Tidak Mau diajak Bermain? Inilah 6 Tanda Kucing Sedang Marah pada Kita

Kucing Tidak Mau diajak Bermain? Inilah 6 Tanda Kucing Sedang Marah pada Kita

tanda kucing sedang marah-photoac-radarkuningan.com

RADARKUNINGAN.COM - Kucing tiba-tiba tidak mau bermain? Apakah dia sedang marah? Yuk simak, 10 tanda Kucing sedang marah berikut ini!

Kucing tidak dapat berbicara, namun bukan berarti mereka tidak dapat berkomunikasi. Entah mereka senang sedih, kesakitan, atau kesal, mereka ingin kita sebagai manusia kesayangan mereka mengetahui perasaan mereka.

Kucing mungkin akan mengeluarkan suara kucing yang tekesan marah, cemburu, menjatuhkan sesuatu dengan sengaja, atau mengencingi seprai baru kita untuk mencoba berkomunikasi dengan kita.

Daripada langsung bereaksi, penting bagi kita untuk memperhatikan dan mendengarkan apa yang dikatakannya kepada kita. Sambil mencari tahu apa yang ingin dikatakan kucing kepada kita.

BACA JUGA:Bisa Badmood?! Ini 4 Tanda Kucing yang Sedang Badmood, dan Perlu Perhatian Kamu!

Untuk itu, pada artikel kali ini kita akan memberikan beberapa tanda kucing sedang marah, agar kita bisa berkomunikasi dan terhubung lebih baik lagi dengan kucing peliharaan kita.

1. Menjaga Jarak

Tanda kucing sedang marah yang pertama, dapat kita ketahui saat mereka sedang menjaga jarak mereka secara aktf.

Sebagai contoh, biasanya mereka mungkin mau elusan lembut kita di kepala atau badan mereka. Namun, saat mereka secara tiba-tiba menolak elusan yang biasanya mereka inginkan, ini bisa jadi pertanda bahwa mereka sedang marah.

Hal ini sendiri bisa terjadi oleh beragam faktor, mulai dari adanya suara keras, bau yang tidak sedap atau asing, dan masih banyak lagi. Untuk mengatasinya, coba biarkan mereka sendiri, sampai mereka mau untuk bergabung dengan kita lagi.

BACA JUGA:Ini Dia 5 Tanda-Tanda Perilaku Kucing Tidak Suka Dengan Kita, Yuk Hindari

2. Menggeram

Selanjutnya, kucing yang marah biasanya akan mengeluarkan beragam suara seperti menggeram untuk menunjukan bahwa mereka sedang tidak puas.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk membiarkan mereka sendiri, kemudian coba untuk mengajak mereka melakukan kegiatan positif seperti memberi makan atau mengajaknya bermain dengan mainan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: