Profiling 3.000 ASN Kuningan Digelar, Hasilnya Masuk Simata BKN

Selasa 20-10-2026,08:18 WIB
Reporter : Agus Sugiarto
Editor : Agus Sugiarto

BACA JUGA:SDN 3 Cihirup Ambruk Usai Direhab 2025, Wali Murid Kompak Bersihkan Puing

BACA JUGA:Profiling ASN Kuningan Dimulai, Karier Pegawai Dipetakan Lewat Simata BKN

Pemetaan Kompetensi untuk Pengembangan Karier ASN

Menurut Tohidin, penilaian potensi dan kinerja menjadi bagian penting dalam proses pemetaan talenta pegawai. Karena itu, profiling diharapkan tidak sebatas menghasilkan kumpulan data, tetapi juga dapat menunjang pengembangan karier ASN berdasarkan kemampuan dan hasil kerja.

Melalui pemetaan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan landasan untuk mengelola potensi pegawai secara lebih terukur. Kompetensi, potensi, dan capaian kinerja menjadi aspek yang diharapkan dapat dipertimbangkan dalam pengembangan karier aparatur.

Peserta profiling berasal dari beragam OPD dan kecamatan. Mereka terdiri atas ASN yang menduduki jabatan pelaksana, jabatan fungsional, serta jabatan struktural yang belum mengikuti kegiatan serupa.

Pada hari pertama, peserta berasal dari Dinas Kesehatan dan rumah sakit. Pelaksanaan berikutnya dilakukan secara bertahap dengan melibatkan perangkat daerah lain sesuai jadwal yang telah ditentukan.

BACA JUGA:Air Waduk Darma Kuningan Surut, Daratan Makin Meluas

BACA JUGA:Buky Wibawa Resmi Pimpin PSSI Jabar, Presiden Proton FC Kuningan Dukung Semangat Kebersamaan

Hasil Profiling Terintegrasi dengan Simata BKN

Tohidin menjelaskan bahwa peserta nantinya dapat mengakses hasil profiling melalui akun MyASN masing-masing. Data tersebut juga akan terintegrasi dengan layanan Simata BKN sebagai bagian dari sistem pengelolaan talenta ASN.

Integrasi ini menjadi bagian dari persiapan penerapan manajemen talenta yang diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dengan tersedianya data kompetensi dan potensi pegawai, pengelolaan aparatur diharapkan memiliki dasar yang lebih jelas dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia.

Pemkab Kuningan berharap penerapan manajemen talenta dapat memperkuat tata kelola kepegawaian di lingkungan pemerintah daerah.

BACA JUGA:Nuzul Rachdy Raih Penghargaan Pemimpin Legislatif Terbaik 2026

BACA JUGA:Pers Diminta Kritis soal Pembangunan, Bupati Kuningan: Saya Tak Butuh Pujian!

Kategori :