Yamaha_detail

Latih Kemandirian, TK Al Madeena Outbond di Kuningan

Latih Kemandirian, TK Al Madeena Outbond di Kuningan

Siswa TK Al Madeena Kota Cirebon outbond di Kuningan-M Taufik-

Radarkuningan.com, KUNINGAN - Anak-anak peserta didik dari Kelompok Belajar (Kober) dan TK Al Madeena Kota Cirebon dilatih kemandirian dan keberanian mereka dalam kegiatan outbond di wahana wisata Salsabila, Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan, Rabu (22/6).

Sebanyak 33 siswa TK Al Madeena tersebut diberi tantangan menaklukan sembilan permaianan seru dan mengasyikkan. Diawali dengan berjalan di wahana titian balok, kemudian memanjat jaring laba-laba, menelusuri terowongan pasir, titian tali, ancak militer, panjat tebing, jembatan goyang hingga flying fox dan mengayuh rakit di atas air. 

BACA JUGA:Gandeng Diskominfo, Pegawai Bawaslu Dilatih Kehumasan

Dengan arahan instruktur dan para guru, seluruh siswa berhasil menaklukan semua tantangan tersebut dengan suka cita. Keseruan mereka bermain di alam terbuka ini diakhiri dengan berlomba menangkap ikan kecil di kolam menggunakan jaring. Aura kegembiraan pun terpancar dari wajah para siswa penghafal Al Quran ini saat basah-basahan menangkap ikan kecil lalu memasukkanya ke wadah ember.

"Seru, aku berani naik jaring laba-laba, naik rakit dan ayunan di atas air (flying fox. Red). Terus berenang sambil nangkap ikan," ujar salah satu siswa bernama Azzam Al Ghazali Sofyan.

BACA JUGA:Menang Adu Pinalti, STKIP Juara 1 Muhammadiyah Football Championship

Sementara itu Kepala TK Al Madeena Dadan Nur Hamdan mengatakan, kegiatan outbond ini sebagai salah satu metode pembelajaran untuk membangun karakter anak tentang kemandirian, keberanian dan melatih keseimbangan motorik kasar mereka. Beberapa permainan yang dihadirkan, kata dia, cukup menantang dan memacu adrenalin anak-anak didiknya, seperti jaring laba-laba, naik anca militer dan panjat tebing mini. 

"Ada beberapa anak yang sempat mogok mungkin karena takut ketinggian, namun dengan dorongan dan dukungan semangat dari guru dan teman-temannya, akhirnya anak tersebut mau melanjutkan permainan. Ini sebagai cara menguji adrenalin mereka juga supaya berani," kata Dadan. 

Ditambahkan Ketua Yayasan Al Madeena Cendekia Muslim Pipit Sri Rejeki, di TK Al Madeena mempunyai  program pendidikan kekhasan salah satunya adalah character building. Melalui outbond ini, kata dia, akan bermanfaat untuk pengembangan karakter dan wawasan anak-anak agar menyatu dengan alam sekitar sehingga dapat belajar secara langsung. 

"Dengan kegiatan outbond ini anak-anak menjadi lebih mengenal alam dan kebesaran Allah SWT serta tantangannya. Ini mengajarkan mereka tentang keberanian dan kemandirian sehingga mereka punya kepercayaan diri untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi dengan baik dan penuh kesabaran," ujar Sri diamini Pembina Yayasan Murdiono. 

Sekedar informasi, Sri menerangkan, di TK Al Madeena Islamic School mempunyai sistem pembelajaran sesuai kurikulum pemerintah dengan mengusung tag line bilingual dan tahfidz. Di mana dalam pembelajaran sehari-hari anak-anak dibiasakan berkomunikasi dalam bahasa inggris dan menghafal alquran Juz 30. 

"Dalam interaksi guru dengan para siswa kita upayakan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, kemudian kita ajarkan membaca dan menghafal Quran surat-surat pendek, serta doa sehari-hari. Dengan metode ini, kita berharap bisa menghasilkan para lulusan yang minimal hafal Al Quran Juz 30 dan berakhlakul karimah sesuai ajaran Rasulullah SAW," pungkas Sri. (fik)

 

Sumber: