Yamaha_detail

PMII Pertanyakan Kuningan Maju, Demo di Depan Kantor Bupati

PMII Pertanyakan Kuningan Maju, Demo di Depan Kantor Bupati

Demo mahasiswa PMII Kabupaten Kuningan.-Ale-radarkuningan.com

Radarkuningan.com, KUNINGAN - Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Unisa, menggelar aksi di Taman Pandapa Paramarta, tepatnya depan kantor Bupati Kuningan, Kamis (23/6).

Dalam aksi yang mendapat pengawalan ketat dari petugas gabungan tersebut, PMII mengusung tema Apa Kabar Kuningan?.

Karena menurut mereka, dalam kurun waktu tiga tahun setengah masa pemerintahan Acep-Ridho masih saja belum ada hasil dan bukti nyata perubahan ke arah Maju (Makmur, Agamis, Pinunjul) sesuai dengan visi misi serta program kerja yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Koordinator aksi M Rojab di hadapan puluhan mahasiswa peserta aksi mengatakan, yang lebih parahnya Kuningan malah menjadi salah satu kabupaten termiskin di Jawa Barat. Apalagi mengingat sekarang Kuningan mengalami miskin ekstrem.

BACA JUGA:Jambret Takluk di Tangan 2 Siswi SMP, Kejar-kejaran seperti Film Action

Apakah pemerintah akan menyalahkan gara-gara Covid-19? Atau karena program kerja yang tidak jelas? Jadi maksud dari kata makmur ini seperti apa?ungkap Rojab.

Menurut Rojab, jika diamati bersama seharusnya ini menjadi hal serius yang perlu diperhatikan.

Untuk itu perlu adanya keseimbangan nilai-nilai ketuhanan, maka Pemerintah Kabupaten Kuningan juga mencatut kata Agamis.

Hanya saja ke-agamisan ini hanya sebuah pelengkap untuk membuktikan kabupaten ini seolah-olah peduli terhadap nilai-nilai keagamaan.

BACA JUGA:Harga Cabai Melambung, Petani Rawit Raup Untung

Jika Pemerintah Kabupaten Kuningan serius dalam mencatut kata Agamis, maka perlu diperhatikan juga para guru-guru ngaji yang berada di kampung-kampung untuk ditingkatkan kesejahteraannya.

"Atau para tokoh-tokoh agama yang memang peduli ikhlas mengabdikan dirinya dalam mendidik akhlaq anak-anak generasi bangsa yang sudah sepatutnya diperhatikan,kata Rojab.

Rojab pun mengajak merenungkan kondisi saat ini di Kabupaten Kuningan.

Coba kita lihat dari ujung ke ujung apakah pinunjul berbasis desa sudah digalakkan? Masih banyak desa-desa yang tertinggal dari segi IPM, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial bahkan ekonomi.

BACA JUGA:Polisi Ringkus Komplotan Bobol Mini Market

Lalu Apa Kabar Kuningan hari ini? Sudah maju apa jalan di tempat,ketusnya.(ale)

Sumber: