Mantul! 30 Ha Lahan Tidak Produktif di Desa Sindangjawa, Disulap jadi Agrowisata

Mantul! 30 Ha Lahan Tidak Produktif di Desa Sindangjawa, Disulap jadi Agrowisata

Peninjauan lahan yang akan dijadikan agrowisata di Desa Sindangjawa-Ale/Radar Kuningan-

KUNINGAN, RADAR KUNINGAN - Masyarakat Desa Sindangjawa tidak lama lagi bakal memiliki tempat agrowisata, berdiri di lahan sekitar 30 Ha.

Agrowisata seluas 30 Ha itu, rencananya akan dibangun dengan menyulap lahan tidak produktif yang ada di Desa Sindangjawa.

Impian dan harapan masyarakat Desa Sindangjawa, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, tidak lama lagi bakal terwujud.

Menurut rencana, lahan seluas 30 Ha di Desa Sindangjawa itu, bakal diwujudkan oleh Dandim 0615/Kuningan Letkol Czi David Nainggolan.

Selain lokasi agrowisata, akan terbentuk akses jalan yang menghubungkan 4 desa, yakni Desa Sindangjawa, Longkewang, Nangka, dan Ciketak.

BACA JUGA:Mobil Terbakar di Pamanukan, Petugas Pemadam Tidak Menyangka Terdapat 4 Korban Terpanggang

Selain dibuat akses jalan, Dandim Letkol Czi David Nainggolan juga membuka akses pariwisata dan gastrack tingkat nasional, yang akan diselenggarakan 14 Agustus 2022. 

Oom Komariyah, Kepala Desa (Kades) Sindangjawa mengatakan, dengan dibangunnya akses jalan, ternyata berakibat pembangunan yang berkesinambungan.

"Awalnya akan membuka jalan usaha tani (JUT), tapi Pak Dandim melihat 100 hektaran lahan kurang produktif. Sehingga timbul ide untuk membuka akses jalan," kata Kades Sindangjawa.

Akses jalan yang sebelumnya telah dibangun, sangat membantu keberadaan petani yang yang tidak terjangkau akses jalan utama.

"Seperti yang kita lihat bersama, saat Bupati Kuningan beserta jajarannya meninjau lokasi ini, puluhan mobil dan ratusan masyarakat bisa sampai ke gunung ini," tambah Kades Sindangjawa.

BACA JUGA:Waduh! PMK Serang Kabupaten Kuningan, 61 positif, 3.222 Bergejala

Sebelumnya, kata Kades Sindangjawa, lahan tersebut merupakan adalah hutan atau lahan tidur. 

Jalan yang ada hanya jalan setapak, sementara masyarakat di dalamnya adalah petani dan perkebun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: