Sejarah Desa Sukamukti Kuningan, Mantra Ki Gandri: Yang Berbuat Jahat Pasti Tertangkap

Sejarah Desa Sukamukti Kuningan, Mantra Ki Gandri: Yang Berbuat Jahat Pasti Tertangkap

Sejrah Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan yang awalnya diberi nama oleh Mbah Kuwu Cirebon.-Rian Jagur - Tangkapan layar-radarkuningan.com

BACA JUGA:iPhone Baru Apa yang Paling Murah di Tahun 2024? Ada yang cuman 3 jutaan! Simak 4 Rekomendasi Ini

BACA JUGA:iPhone Apa yang Harganya 2 Jutaan, Simak 5 Rekomendasi Ini, Masih Bisa Bertahan 2 Tahun

Daerah ini, kemudian berkembang dan semakin banyak ditinggali oleh masyarakat. Di masa tuanya, Ki Gandri pun wafat.

Namun, sebelum meninggal dunia sempat menyampaikan pesan agar dimakamkan di lokasi yang sekarang bernama Blok Nangka Bongkok.

Kemudian menyampaikan wasiat lain yakni, apabila ada orang yang masuk ke Desa Sadamecat dan melewati Buyut Bodas agar mengucapkan salah terlebih dahulu.

Kalau tidak, orang tersebut akan mendapatkan kemalangan atau apes, sekalipun berilmu sangat tinggi.

BACA JUGA:Punya Uang Rp 1 Juta Bisa Dapat iPhone Apa? Simak 5 Daftar Rekomendasi Berikut

BACA JUGA:5 Tanaman Hias dengan Media Air yang Cocok untuk Area Indoor, Minim Perawatan dan Cantik Minimalis

Pesan yang kedua adalah bila ada orang berniat jahat di Desa Sadamecat, lambat laun akan tertangkap.

Ternyata dalam perjalanannya nama desa pun berubah, tepatnya pada tahun 1948.

Dari Desa Sadamecat menjadi Desa Sumulia. Namun, pergantian nama tersebut hanya bertahan 10 hari saja karena masyarakat merasa tidak cocok.

Seorang tokoh dan sesepuh desa yang juga juru tulis, Setia Hadisastra kemudian melaksanakan riringan atau rapat.

BACA JUGA:Jangan Salah! Ketahui 5 Penyebab Daun Kuping Gajah Kuning, No. 5 Tidak Bisa Diatasi!

BACA JUGA:Ada Bercak Hitam di Daun? Tinggai Ikutin 5 Cara Mengatasi Daun Kuping Gajah Gosong Berikut!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: pemdes sukamukti