Nuzul Rachdy: PDIP Kuningan Tetap Berada Dalam Satu Komando

Nuzul Rachdy: PDIP Kuningan Tetap Berada Dalam Satu Komando

Ketua DPC PDIP Kuningan sekaligus Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy menegaskan bahwa seluruh kader PDIP tetap solid dan tegak lurus terhadap instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. -Agus Sugiarto-Radar Kuningan

BACA JUGA:Liburan Telah Tiba, Rekomendasi Tempat Wisata di Kuningan yang Murah Meriah

Menurutnya, PDIP sebagai partai besar dengan pengalaman panjang telah terbiasa menghadapi berbagai upaya pecah belah. 

Apalagi belum lama, PDIP telah memecat sebanyak 27 kader termasuk nama-nama besar seperti Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution.

Dengan pendekatan kritis dan tegas, Nuzul Rachdy memastikan bahwa PDIP Kuningan tetap berada dalam satu komando, menjaga integritas partai dari segala potensi ancaman, sekaligus memperkuat dukungan terhadap kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Dia menjelaskan, kemenangan PDIP pada Pileg 2024 menjadi bukti bahwa partai ini tetap mendapatkan kepercayaan rakyat meskipun banyak isu negatif beredar. 

BACA JUGA:Malam Natal, HRA Bersama Pj Bupati Kuningan Monitoring dan Sampaikan Pesan Presiden Prabowo

Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh kader untuk terus menjaga soliditas dan memperkuat barisan menghadapi dinamika politik nasional.

"Ancaman mungkin akan terus ada, tetapi PDIP sudah teruji sebagai partai yang mampu menghadapi segala bentuk rongrongan," ujar pria berkumis ini.

Pihaknya menyakni, PDIP bakal tetap menjadi partai bersama rakyat. Adanya sosok Megawati sebagai ketua umum, bisa menjadi garda terdepan. 

"Kami yakin, dengan kepemimpinan Ibu Megawati, PDIP akan tetap menjadi garda terdepan perjuangan rakyat,” tandasnya.

BACA JUGA:Kemenag Kuningan Lakukan Pendampingan terhadap Korban

Dalam konteks lokal, Nuzul juga mengungkapkan, bahwa Konfercab DPC PDIP Kuningan akan segera digelar pada Februari 2025. 

Jika diusulkan oleh PAC PDIP tingkat kecamatan dan ditugaskan partai, ia siap untuk kembali menjabat sebagai Ketua DPC PDIP Kuningan.

"Sebagai kader partai, saya siap menerima amanah jika diusulkan oleh PAC dan ditugaskan oleh DPP. Ini adalah bagian dari mekanisme partai yang harus kita hormati. Namun, yang terpenting adalah bagaimana kita tetap satu barisan menghadapi tantangan-tantangan ke depan,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: