Kemudian jaringan radio. Di mana-mana ada siaran Radio-Qu. Itu jaringan radio yang sidah ada di beberapa kota di Indonesia.
Juga memproduksi konten-konten di bermacam-macam platform media sosial. Ada di Facebook, Instagram, Twitter, dan platform media sosial lainnya.
Nah, itu sekadar beberapa saja yang dilakukan Buya Yahya dan Ponpes Al Bahjah. Tentu hal itu bukan semata-mata untuk memerangi Zionis Israel. Tetapi apa yang dilakukan itu sebagai sarana dan media dakwah Al Bahjah.
BACA JUGA:Tak Mau Kalah dengan Pejabat Perempuan, Kabid IKP Diskominfo Kuningan Daftar Seleksi JPT
Begitulah cara Buya Yahya dan keluarga besar Al Bahjah. Sambil berdakwah sekaligus bisa melawan dan memerangi Zionis Israel.
Memang tidak angkat senjata, tetapi lebih jelas dan terukur sasaran dan tujuannya. Apalagi perlawanan dilakukan secara masif, terstruktur, terus menerus dan bertanggung jawab. (*)