Rentenir Merajalela, Begini Curhatan Warga ke Kapolres

Rentenir Merajalela, Begini Curhatan Warga ke Kapolres

Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda terjun langsung untuk mendengarkan curhatan warga. (Bubud Sihabudin)--

Radarkuningan.com, KUNINGAN-  Polres Kuningan gencar menggelar komunikasi langsung dengan masyarakat. Kegiatan rutin ini setiap hari jumat ini dilakukan serentak oleh Polres maupun Polsek. Diberi nama Jumat Curhat.
 
Warga menyambut baik upaya Polri tersebut.  Hasilnya, tak sedikit masyarakat melaporkan langsung potensi gangguan Kamtibnas di sekitarnya. Warga juga tak segan buka suara dan melapor di hadapan Kapolres Kuningan, AKBP Dhany Aryanda.
 
 
Warga yang diundang juga mewakili berbagai elemen masyarakat desa/kelurahan. Seperti perangkat desa, pemuda, tokoh masyarakat maupun agama. Bahkan warga di sekitar lokasi juga tertarik menyimak dialog ini.
 
Dalam pantauan radarkuningan.com pada dua Jumat terakhir, 30 Desember 2022 dan  6 Januari 2023, Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda menemui masyarakat di dua titik. Persis di  Taman Cirendang dan Balai Desa Sindangsari Kecamatan Sindang Agung.
 
"Di Taman Cirendang,  ada kumpulan ojek, pedagang, lurah, warga, dan kebetulan ada pemain-pemain musik. Intinya untuk mendengar keluhan masyarakat. Mungkin ada yang ingin disampaikan kepada Polres Kuningan khususnya. Sehingga kita bisa tahu, apa sebenarnya harapan masyarakat," jelas Kapolres.
 
 
Dengan mengetahui keinginan tersebut dapat meningkatkan kinerja petugas di lapangan untuk melayani. Di Taman Cirendang pihaknya menerima informasi, tentang keamanan didaerah ini. Kemudian membahas tentang tata cara perizinan, kemudian ada laporan keresahan warga, dengan kehadiran  bank keliling (rentenir).
 
Kemudian, Jumat 6 Januari,  Kapolres  juga mengajak para perwiranya menyambangi warga di Desa Sindangsari, Kecamatan Sindang Agung. Dari catatan petugas, diantara curhatan warga,  kembali dilaporkan adanya kehadiran rentenir, atau yang dikenal masyarakat dengan istilah Bank Emok. 
 
 
Terkait hal ini, Kapolres mengimbau masyarakat supaya tidak mudah terjerat oleh pinjaman seperti ini. Curhatan warga lainnya adalah keingintahuan warga terkait Etle dan tilang elektronik di Kota besar.
 
Dan yang menjadi perhatian Polri adalah laporan warga terkait dugaan pelanggaran maupun tindak kriminal di sekitar lingkungan mereka..
 
 
Selain itu, Kapolres juga memperkenalkan layanan telepon bagi warganya. Yaitu nomor 110 dan nomor whatsapp Hallo Pak Kapores.
 
"Kami menyambut antusias Pak Kapolres bisa hadir langsung. Kami bisa mengutarakan segala permasalahan di masyarakat," ungkap Budi, salahsatu warga. (Bubud)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: